10/02/2022
Post Visitors:39

FBN – BATU BARA || DPD BPI KPNPA RI BATU BARA telah berdiri pada tanggal (08/08/2020) di hotel Grand Malaka Kec. Tanjung Tiram yang lalu. Lembaga yang dinahkodai oleh Sultan Aminuddin (Ucok Kodam) telah menerima Bendera Pataka oleh Mayor Pun. Johnson Situmorang S.H pada saat acara Pelantikan yang dihadiri oleh Perwakilan dari MUSPIDA, LAPAS, sejumlah Tokoh Masyarakat dan Organisasi Kepemudaan.

BPI KPNPA RI berdiri secara berdikari, mandiri, independen, terbuka untuk berperan aktif secara Nasional dalam membantu kerja dan kinerja Pemerintah Republik Indonesia, baik di bidang eksekutif, legislatif, yudikatif secara profesional dalam memberdayakan masyarakat luas di bidang pencegahan kejahatan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dalam artikulasi yang seluas-luasnya.

Ketua Umum BPN BPI KPNPA RI dinahkodai oleh Drs. Tubagus Rahmad Sukendar, SH. Lahir di Jakarta, Tahun 1969, Menamatkan Pendidikan Umum di Strata 1 Universitas URINDO pada tahun 2000, dan pernah mengikuti pendidikan khusus seperti, PPSA LEMHAMNAS selama 3 bulan tahun 2000, Diklat Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia pada Tahun 2012, Kursus Singkat CRIME JUSTICE POLICE TIMOR LESTE pada Tahun 2016, Kursus Singkat TIPIKOR Polda Jawa Barat pada Tahun 2015.

Untuk karir di mulai pada tahun 1994-1999 sebagai Ketua Wilayah DKI Jakarta Persatuan Generasi Penerus Bangsa, menjadi Ketua Harian pendekar Panguron Jalak Banten pada tahun 2000-2010, dan karir yang saat ini adalah sebagai Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) pada tahun 2010 – sampai dengan sekarang.

Namun kehadiran DPD BPI KPNPA RI Batu Bara ternyata tidak di respect dengan baik oleh masyarakat. Hal ini terungkap dari ciutan dari Akun Face Book nya “AMRANSYAH” yang mengatakan bahwa “tak yakin ajo Apak dengan Ucok Kodam. Kalo masih ontok di Kodai Kopi dari pagi sampai potang, usah cito nak berantas korupsilah,banyak korupsi lain. Apolagi permainan dibarisan bandrex Zahe…. pasti tahulah kisah satu-satunyo.” Banyak Komentar dikolom caption tersebut.

Salah satunya Akun Face Book atas nama Taufik Doban yang menuliskan bahwa “Di Batu Beo ini,macam ragam Lembaga,LSM dan Dll. Kalo namonyo gaduh awak mendonganyo atau membacanyo tapi uwangnyo mukonyo itu itu ajo. Zaman OK ARYA Bupati Batu Bara, uwang ini gayonyo macam Intel (Indomie Telor).Kalo di polrest kasat namun kalau mereka Kasak Kusuk ini gaya sudah terbangun sejak Batu Bara sudah terbangun sejak Batu Bara dimekarkan.”

Tentu hal seperti ini membuat gerah para Pengurus DPD BPI KPNPA RI Batu Bara. Sikap tidak respect nya Masyarakat Batu Bara terhadap kehadiran DPD BPI KPNPA RI Batu Bara, membuat Ucok Kodam dan kawan – kawan merasa terpukul dan ingin bekerja ekstra.

” Kita akan menargetkan 100 hari kerja dalam mengusut beberapa kasus yang telah dititipkan kepada kami oleh DPW BPI KPNPA RI Sumut. Dan ini menjadi motivasi dalam menunjukan kinerja awal terbentuknya Lembaga ini.Kami sangat mengharapkan dukungan masyarakat sepenuhnya, informasi – informasi penting dan data – data akurat hanya bisa di dapat dari masyarakat itu sendiri. Kami tidak akan bisa bekerja tanpa mereka.” tegas FAZZARY AKBAR selaku Wakil Ketua I DPD BPI KPNPA RI.

Fazzary Akbar juga menyampaikan bahwa,” ada 2 kasus yang hari ini sudah dititipkan BPI Sumut kepada kami, dan kita lihat saja nanti, apakah semua ini akan berjalan dengan baik atau tidak.”Mayor Purn. Johnson Situmorang juga mengatakan bahwa,” “Jangan takut untuk mengungkap kebathilan, yang menggerogoti uang negara di Pemkab Batu Bara, termasuk di Pengadilan Negri”, Misalnya dugaan Malpraktek Jual Beli Proyek, dan Mengaudit kekayaan penyelenggara pemilik proyek.”
Kita berharap dengan hadirnya DPD BPI KPNPA RI di Batu Bara bisa menjadi resolusi bagi masyarakat Kab. Batu Bara akan maraknya prakter Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. ( Red)

%d blogger menyukai ini: