4 Kecamatan di Kab Karawang, Sosialisasi Dana Bagi Hasil DBH Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

60

KARAWANG, JAWA BARAT | Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Karawang melakukan kegiatan sosialisasi Dana Bagi Hasil (DBH) pajak daerah dan retribusi daerah kepada 4 Kecamatan. Senin (17/6/2019).

Empat kecamatan tersebut diantaranya, Kecamatan Pakisjaya, Kecamatan Batujaya, Kecamatan Tirtajaya dan Kecamatan Cibuaya.

Kabid Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Karawang, Eko Encep Komarudin, mengatakan, sosialisasiterkait dana bagi hasil pajak daerah dan retribusi daerah adalah kegiatan yang wajib dan sangat dibutuhkan.

“Dana Bagi Hasil (DBH) merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah berdasarkan angka persentase tertentu untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi,” kata Eko saat memberikan materi pada peserta sosialisasi di aula kantor Kecamatan Tirtajaya.

Menurutnya, DBH dialokasikan berdasarkan dua prinsip yaitu (1) prinsip by origin, dimana daerah penghasil penerimaan negara mendapatkan bagian (persentase) yang lebih besar dan daerah lainnya dalam satu provinsi mendapatkan bagian (persentase) berdasarkan pemerataan.

Kemudian (2) penyaluran DBH dilakukan berdasarkan prinsip by actual, dimana besarnya DBH yang disalurkan kepada daerah, baik daerah penghasil maupun yang mendapat alokasi pemerataan didasarkan atas realisasi penyetoran Penerimaan Negara Pajak (PNP) dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun anggaran berjalan.

“Penyaluran DBH pada dasarnya bertujuan untuk menyeimbangkan antara pembangunan nasional dengan pembangunan daerah. Yang dalam pelaksanaannya, sekaligus untuk mengurangi ketimpangan antara daerah penghasil dan daerah yang bukan penghasil sumber daya alam,” ujar dia.

Selain sosialisasi DBH, para Camat dan Kepala Desa akan ada tambahan sosialisasi dari BPJS ketenagakerjaan.
Para Kades dan perangkat desa diharapkan daftar JKK dan JKM ditambah JHT, agar dalam melaksanakan tugas bekerja tenang dan aman keluarga pun nyaman pungkasnya. (A. Rachmat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini