4 Patung Hindu Di Desa Grandeng Dirusak Oleh Pemuda Lantaran Sakit Hati

55

KAB. BURU, FOKUS BERITA NASIONAL | Puput Riyadi alias Puput, pemuda berusia 35 tahun asal Bayuwangi Kecamatan Waeapo, Desa Grandeng Kabupaten Buru ditangkap aparat Kepolisian Polres Pulau Buru karena menghancurkan 4 patung Hindu.

Seusai menghancurkan ke 4 patung dewa tersebut, Puput tak sempat kabur, polisi akhirnya menangkapnya dan memerikasanya lebih lanjut.

Mengutip laporan polisi polres pulau buru “Peristiwa itu terjadi Pada hari senin kemarin 18 November 2019 pukul 10.30 Wit, di Desa Grandeng Lolong gubah Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru.

Hal ini dibenarkan oleh Kasubag Humas Polres Pulau Buru IPDA ZULKIFLI ASRIL S.IP bahwa Peristiwa itu terjadi Lantaran puput merasa dirinya kecewa sakit hati lantaran upah rehap pura yang diterima tak sebanding dengan pekerjaan yang ia kerjakan.

Tak menunggu lama, Puput lansung pergi kerumah Suroto untuk mengambil kunci rumah ibadah untuk melampiaskan kekecewaannya.

Saat puput mendapat kunci ia lansung menuju ketempat rumah ibadah untuk menghancurkan beberapa patung yang mana patung tersebut telah ia rehap sebelumnya.

Puput akhirnya menjadi tersangka kasus pengrusakan Patung hindu yang mana merupakan kepercayaan orang hindu.

Puput ditanggkap polisi pada hari kamis kemarin 21/11, dan dijerat Pasal 156a KUHP, 406 ayat (1) KUHP Tentang KEJAHATAN TERHADAP KETERTIBAN UMUM DAN ATAU PENGRUSAKAN dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Reporter Sofyan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini