09/27/2022
Post Visitors:36

SURABAYA, JAWA TIMUR – FBN || Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo ardian didampingi Kasubag Humas Polrestabes Surabaya AKP Akhyar pamerkan 6 tersangka pengedar sabu di Mapolrestabes Surabaya, Jum’at (7/9/2020).

Saat Konferensi Pers Kasatnarkoba AKBP Memo Ardian menjelaskan bahwa, dalam sebulan terakhir, jajarannya berhasil mengungkap 3 kasus narkoba dan meringkus 6 orang tersangka.

Kegiatan yang gencar dilaksanakan oleh Tim Sat Narkoba tersebut dilakukan dalam rangka menekan angka kriminalitas terutama peredaran dan penyalahgunaan Narkoba diwilayah Hukum Polrestabes Surabaya.

“Dari 3 kasus tersebut, anggota berhasil menangkap 6 tersangka yakni, MF, (28), FT (21), MZ(18), LT perempuan (27), RZ (34) dan AG (36) oknum Polisi,” ujar perwira dengan pangkat melati dua dipundaknya.

Sementara jumlah barang bukti yang diamankan dari ke tiga tersangka MF, FT, & MZ sabu sekitar 1 (satu) paket narkotika jenis sabu seberat 40 gram, 1 (satu) bungkus plastik berisi 7(tujuh) butir Pil Ekstasi warna hijau, dari tangan LT & RZ, 3 (tiga) bungkus plastik berisii narkotika jenis sabu seberat 3 kg, dan dari tersangka AG barang bukti 2 (dua) bungkus plastik berisi narkotika jenis sabu seberat 26,88.

“Tersangka kita kenakan undang-undang narkotika nomor 35 tahun 2009 Pasal 114 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika, Pasal 114 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (1) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” ungkap Memo.

Bedasarkan informasi yang dihimpun, kemudian ditindak lanjuti dengab melakukan penyelidikan oleh anggota Unit I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Selanjutnya didapatkan informasi dan petunjuk terkait adanya tindak pidana peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan ekstasi. Sehingga pada hari Selasa ( 21 Juli 2020) sekitar pukul 02.30 WIB di sebuah rumah di Surabaya, diamankan tiga orang tersangka yakni MF, Istrinya FT dan MZ.

“Kronologisnya yakni, kejadian pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan sebuah handphone yang berisi pesan singkat pembicaraan tentang jual-beli dan antar paket sabu. Kemudian dilakukan analisa jaringan terhadap temuan tersebut dan akhirnya petugas kembali menemukan informasi dan petunjuk bahwa, pada tanggal 16 Juli 2020 MF mengirimkan barang berupa 14 kg sabu dan 500 butir Pil Ekstasi dengan menggunakan Ojek Online atas suruhan seseorang berinisal HR dibantu oleh Istrinya FT dan rekannya MZ yang bertugas sebagai kurir pengantar. Pada hari Sabtu ( 25 Juli 2020) Pukul 01.00 WIB di sebuah rumah kost di Surabaya Anggota mengamankan dua orang tersangka bernama LT dan RZ,” ungkapnya.

Menurut keterangan dari tersangka bahwa, barang Narkotika jenis sabu didapat dari seorang anggota Polri yang diduga memiliki profesi sampingan sebagai pengedar narkoba, sehingga pada hari Minggu (26 Juli 2020) sekitar pukul 23.00 WIB di Ponorogo, petugas mengamankan seorang tersangka bernama AG bersama barang bukti berupa 2 (dua) bungkus narkotika jenis sabu seberat 26,88 gram. Selanjutnya ketiga tersangka di bawa ke Mapolrestabes Surabaya guna penyidikan lebih lanjut.

“Perlu diketahui, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya dalam hal ini, Sat Narkoba akan terus memburu peredaran obat-obat terlarang maupun Narkotika lainnya diwilayah Surabaya, apalagi saat ini sabu sudah banyak yang diedarkan kepada anak dibawah umur,” pungakasnya.( Edwin rio Y.D)

%d blogger menyukai ini: