70 Jutaan Uang Pelunasan Konsumen Diduga Kena Tipu Oknum Eksternal BFI

57

KAB. BEKASI, FOKUS BERITA NASIONAL | Pesatnya technologi, dan perkembangan serta pertumbuhan ekonomi di Indonesia khususnya dalam bidang perkreditan yang kian menjamur, dan menimbulkan sengketa, Pemerintah Pusat dengan DPR RI yang telah menerbitkan UU Fiducia No 42Tahun 1999 Tentang pengikatan secara Fiducia atau Tentang Jaminan Fiducia.

Untuk bersama sama menjalin komitmen dalam perjanjian kredit antara Penerima kredit (Debitur) dan Pemberi kredit (Kreditur).

Pemerintah Pusat juga menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 130/PMK 010/2012 dan Peraturan Kapolri No.8 Tahun 2011″ Bahwa yang berhak menarik kendaraan yang menunggak kredit yaitu jurusita Pengadilan yang di dampingi oleh pihak Kepolisian bukan preman yang berkedok Debt Colector.

Untuk mengantisipasi perbuatan atau tindakan secara paksa menarik unit kendaraan mobil atau motor dari Debitur yang menunggak, yang selalu di temui kasus tersebut oleh pihak lising yang memakai jasa Outsourcing (jasa Penagihan).

DPD LSM Laskar NKRI Kabupaten Bekasi mengawal salah satu korban penipuan Eka Hayati, Ap, oleh pihak Debt colector yang berinisial” BM”yang mendapat Surat Tugas no 100/ ST/ PT RSG / VII /2019.yang bekerja sama dengan pihak BFI Finance Cabang Cikarang yang berlokasi di Ruko perkantoran Jababeka, Cikarang Bekasi.

Kronologi kejadian pada 10 Juli 2019 Mobil korban di tarik paksa & debitur juga ikut di bawa dengan menggunakan mobil derek yang sudah di siapkan oleh oknumdebt collector untuk di bawa ke kantor BFI finance Bekasi tepatnya di ruko perkantoran Sun City, kota Bekasi.
pada malam sekitar pukul 00.00 persis di gerbang pintu masuk Djava Residence yang berada di wilayah hukum Kecamatan Cikarang Timur.

Ibu eka hayati , AP juga menambahkan bahwa beliau juga mendapatkan tindak kekerasaan yang diu lakukan oleh oknum debt collector yang berinisial ‘BM’ & dua orang rekan nya, Korban juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Kabupaten Bekasi dengan Surat laporan LP/673/476-SKPKT/VII/2019/Restro/Bekasi, pada tanggal lalu, jelasnya.

Menurut Ketua DPD LSM Laskar NKRI Ahmad Gasim menuturkan Kami selaku bagian dari sosial control bagi masyarakat sangat menyayangkan kejadian ini dan mengutukbkeras tindakan oknum tersebut, dan kami menekankan agar pihak Kepolisian Polres Metro Kabupaten Bekasi harus cepat menindak oknum tersebut dan menegur pihak lising dan Outsourcing yang jelas jelas sudah merugikan dan menzolimi korban, Pungkasnya.

Reporter: Latif

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini