8 Pelanggaran Jadi Prioritas Ops Patuh Toba 2019

55

KAB. BATUBARA, FOKUS BERITA NASIONAL | Apel gelar pasukan Operasi Patuh Toba 2019 menandai dimulainya pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2019 sejak 29 Agustus – 11 September 2019.

Kasat Lantas Polres Batubara AKP. Suprihanto Pardjannihadi SH, Kamis. (29/08/2019) kepada wartawan usai apel mengatakan sesuai perintah Kapolda Sumatera Utara, pelaksanaan operasi ini diprioritaskan pada 8 pelanggaran serta menargetkan tindakan preventif sebesar 60% dan tindakan represif sebesar 40%.

Mengulang amanat Kapoldasu, Kasat Lantas Polres Batubara mengatakan operasi mengedepankan tindakan preventif dan represif untuk mampu mengendalikan, menangani, mengatasi dan mengurai kemacetan dan semrawutnya lalu lintas.

Tindakan tersebut dimaksudkan meminimalisir terjadinya laka lantas dan fatalis terhadap korban

Khusus di wilayah hukum Polres Batubara, Kasat Lantas yang telah bertugas di kepolisian di jajaran Poldasu selama 32 tahun mengatakan target pihaknya untuk semakin menyadarkan pengendara roda 2 agar memakai helm standar SNI.

Perwira polisi yang memulai karir di Polres Dairi tersebut meminta perhatian pengguna jalan mengenai 8 prioritas pelanggaran yang ditangani selama pelaksanaan Ops Patuh Toba 2019.

Kedelapan prioritas pelanggaran tersebut adalah menggunakan hanphone saat mengendara. mengemudi dalam keadaan mabuk atau mengkonsumsi narkoba.

Selain itu tidak menggunakan helm SNI, mengendarai diluar batas kecepatan, melawan arus saat mengemudi, mengemudi dibawah umur, tidak menggunakan sabuk pengaman saat mengemudi dan menggunakan lampu rotator atau strobo.

Diingatkannya agar pengendara sepeda motor terlebih anak sekolah tidak membonceng tiga serta melengkapi perlengkapan berkendara. Lengkapi seluruh kebutuhan berkendara.

Dirilis sesuai data jangkau.com (Supriadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini