Tujuh Bersaudara Mendambakan Adanya Batuan Bedah Rumah

49

KAB. BATUBARA, FOKUS BERITA NASIONAL | Sepeninggal kedua orang tuanya, praktis Fitri Wahyuni Manullang (23) bekerja keras menghidupi 6 adiknya, 4 orang di antaranya masih bersekolah.

Tinggal di gubuk berdindingkan koran bekas dan beratapkan rumbia di Dusun V Desa Simpang Dolok Kecamatan Datuk Lima Puluh Kabupaten Batubara,

Fitri yang ditemui awak media, Sabtu (07/09/2019) petang mengaku terpaksa harus berjibaku seorang diri untuk terus berjuang menghidupi adik-adiknya
“Adik-adikku harus sekolah agar penghidupannya kelak tidak susah,” tuturnya perlahan.

Bersama keenam adik-adiknya Novita Sari Manullang (22), Edi Junaidi Manullang (18), Debora Kristiani Manullang (16) sekolah di SMK, Riadi Sanjaya Manullang (14) dan Marojak Maruli Manullang (12) saat ini menimba ilmu di SMPN 2 Simpang Dolok, dan Sinar Malik Manullang (4) sedang sekolah di TK/PAUD, Fitri hanya menempati ruangan seluas 5×7 meter tanpa kamar dan hanya berlantaikan tanah

Dikatakan Fitri, adiknya Novita dan Edi meski telah tamat sekolah namun belum memiliki pekerjaan sehingga hanya membantu mengurus adik-adiknya yang masih sekolah.

Rumah gubuk tersebut tidak memiliki jamban dan kamar mandi sehingga kakak beradik tersebut terpaksa harus memanfaatkan WC umum sekitar 200 meter dari gubuk peninggalan orang tua mereka.

Sang ayah Parluhutan Manullang yang berprofesi sebagai buruh tani meninggal dunia tahun 2018 akibat penyakit yang dideritanya.

Sedangkan sang ibu Nur Lince Gultom terlebih dahulu dipanggil penciptanya tahun 2015 tidak lama setelah si bungsu Sinar Malik Manullang lahir ke dunia.

Untuk menghidupi adik-adiknya Fitri rela tidak menikah dan mengambil pekerjaan apa saja dari orang yang memberinya pekerjaan.

Dengan berurai air mata Fitri mengisahkan kepiluan dirinya dan adik-adiknya terlebih saat hujan lebat turun. Air hujan merembes membasahi mereka karena atap rumbia gubuk yang mereka diami bocor.

“Tolong kami pak Bupati. Tolong dibedah rumah kami agar kami bisa tinggal di rumah sehat. Bapak kan orang Simpang Dolok jadi tolong kami,” ujarnya lirih.

Dikatakan Fitri, dirinya juga bermohon dan mengharapkan uluran tangan dari donatur yang baik untuk membantu bedah rumah yang selama ini di harapkan.

“Apabila dermawan ingin membantu kami, bantuan dapat di salurkan atas nama Jaspen Manullang melalui BNI nomor rekening 0192-3556-19,” ujar Fitri penuh harap.

Durilis sesuai data jangkau.com. (Supriadi)