oleh

Ada Apa Pengurus pondok yayasan hayyatul Ihsan alergi terhadap media

FBN – Lampung timur || Oknum pimpinan yayasan Hayyatul ihsan 32 A Gondang Rejo kecamatan Pekalongan kabupaten Lampung timur, diduga menghindar awak media saat Konfirmasi mengenai dana bantuan BOP pada tahun 2020,Aula kantor ponpes Minggu 21/03/2020.

Oknum HK salah satu pengurus yayasan Hayyatul ihsan saat di tanya Oleh media adanya bantuan BOP langsung izin Beliau mengambil buku tamu kepada jurnalis dari FBN dan didampingi oleh salah satu lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pijar Keadilan, di bidang kesehatan.

Setelah kurang lebih satu jam kemudian kami ditemui oleh salah satu yang mengakui pengurus ponpes Hayyatul Ihsan bernama sodri.

Saat di konfirmasi mengenai anggaran dana Bantuan operasional pendidikan ia Bingung untuk menjawab pertanyaan yang kami tanyakan mengenai dana BOP tahun 2020.

Sodri mengatakan untuk bantuan dana BOP mas bantuan tersebut untuk operasional dan gaji guru itu sebanyak 11 terdiri dari laki2 lima dan perempuan enam jelasnya.

Dari masing masing guru memdapat intensif sebesar rp 25 000,- per bulan lanjutnya. Untuk yang lain sudah di belikan masker, hand sanitizer dan bayar listrik. Ketika kami menanyakan SPJ nya ada gak . Beliau menjawab saya cuman keamanannya, makanya saya tahu dana itu karna saya di ikutkan dalam rapat untuk pembahasan dana tersebut. Untuk hal hal yang lain saya tidak tahu.

Untuk Hk sendiri selaku pengasuh pondok dan yang yang bertanggung jawab dengan dana tersebut sepatutnya tidak serta merta meninggalkan kami dengan tanpa alasan yang jelas. Sangat disayangkan sikap oknum pengurus ponpes Hayyatul Ihsan Gondang rejo 32A kecamatan Pekalongan kepada awak media yang datang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai bantuan BOP tahun 2020.

Apa lagi disini sudah jelas media selaku sosial cintrol di masyarakat dan dilindungi UU pokok pers no :40 tahun 1999.

SYAMSUL.

Komentar

Fokus Berita Nasional