Agar Mampu Bersaing Dengan Produsen Baja Luar Negeri, PT Tata Logam Munculkan Produk Baja Berlabel SNI

55

Agar mampu bersaing dengan produsen baja luar negeri, PT Tata Logam munculkan produk baja berlabel SNI

Masuknya baja impor ke Indonesia membuat sejumlah produsen baja lokal terhimpit. Produksi baja lokal pun menurun drastis. Tak heran, sejumlah produsen baja lokal bisa berakhir dengan gulung tikar.

Menghadapi persoalan itu, produsen baja hilir, PT TATALOGAM yang belakangan terakhir membuka pabriknya di Cikarang kabupaten Bekasi Jawa barat tak diam menerima keadaan tersebut termasuk melakukan komunikasi dengan pemerintah

Dengan adanya tantangan tersebut PT Tatalogam percaya diri dalam memasarkan produknya yang berstandar nasional Indonesia (SNI).“Kami selalu menjaga kualitas dan menjaga konsistensi. Jadi apa yang kita janjikan kepada pelanggan-pelanggan kami dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua, selalu kami dahulukan.

Jadi sampai sekarang pun tidak ada sama sekali complain kepada kami.” terang Stephanus Koeswandi, Vice Presiden PT TATALOGAM, dalam siaran persnya di acara puncak perayaan 25 Tahun Tatalogam di Jakarta Sabtu (12/10)

Diketahui pemerintah mewajibkan penggunaan tulang baja konstruksi bangunan memiliki label Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal itu sesuai dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 14 Tahun 2018 yang diturunkan lagi menjadi Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 13 Tahun 2019.

Oleh karena itu menurut Stephanus PT TATALOGAM selaku penyedia dan produsen percaya diri bahwa produknya masuk dalam tiga kelompok syarat penggunaan tulang baja SNI. Pertama, seluruh pengguna jasa, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Kedua, pihak penyedia, seperti konsultan dan kontraktor. Ketiga, produsen baja.

“25 tahun kami sudah mengatapi nusantara, dan kami berencana 25 tahun kedepan akan mengatapi seluruh dunia. Dan ini kami sudah mulai dari adanya sertifikasi TSM yang menyatakan bahwa produk Tatalogam telah memenuhi standar Amerika.” Katanya.

Reporter : Jhon

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini