01/28/2023
Post Visitors:92

FBN – KABUPATEN BEKASI || Air Kali Cilemahabang, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi sampai hari ini masih terus berbau dan hitam pekat, seolah mencerminkan adanya Pemerintahan Daerah yang gagal dan sama sekali tidak perduli terhadapa lingkungan.

Permasalahan air kali Cilemahabang yang sampai saat ini tak kunjung selesai membuat warga sekitar kesal, khususnya yang berada di wilayah sekitaran kali Cilemahabang tersebut.

Masyarakat mengeluh tidak bisa menggunakan air tersebut, dikarenakan airnya bau, hitam, berminyak dan berbusa bahkan bila dipakai untuk mencuci dan dipakai mandi semua badan pada gatal-gatal.

(AR) inisial yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan “Saya ini rakyat kecil, berpenghasilan rendah, jangankan untuk membeli air isi ulang ataupun untuk membuat sumur untuk mandi dan mencuci, untuk makan aja sebeduk sekali, apalagi dimasa Covid-19 ini usaha serba susah, bingung ngatur-ngatur keuangan bisa makan hari ini untuk besok hari mikir lagi, gimana belum kebutuhan-yang lainnya juga haduh lieur euy”.

Masyarakat disekitar sini kebanyakan menggunakan air kali Cilemahabang untuk kebutuhan mencuci pakaian, perabotan dapur bahkan untuk mandi. Saya sanggat berharap kepada pihak-pihak terkait untuk segera mungkin bisa menyelesaikan permasalah air kali Cilemahabang yang bau, hitam, berminyak bahkan berbusa bisa menjadi normal kembali seperti dulu lagi.

Masyarakat berharap kali Cilemahabang kembali bersih dan layak di gunakan untuk kebutuhan masyarakat sekitar, bila perlu para pengguna usaha yang sudah mencemari air kali Cilemahabang dapat ditindak tegas dan diberikan sangsi yang setimpal, karena sudah jahat terhadap lingkungan yang berdampak pula kepada masyarakat yang dirugikan yang berakibat tidak biasa menggunakan air kali tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Penulis : Saipul Azis

You cannot copy content of this page

%d blogger menyukai ini: