12/03/2022
Post Visitors:87

FBN – MUARA TEWEH || Konflik antara PT Antang Ganda Utama (AGU)/DSN dengan kelompok tani di Desa Pandran Raya, Kecamatan Teweh Selatan yang tidak kunjung selesai berujung dengan penangkapan
16 orang warga, termasuk lima anak di bawah umur dibawa untuk diperiksa di Mapolres Barito Utara. sebanyak 11 orang ditahan dengan dugaan tindak pindana pencurian di wilayah kerja PT. AGU.

Kuasa Hukum Kelompok Tani “ISA PAKAT” desa Pandran Raya Jubendri Lusfernando, SH, MH
saat diwawancara FBN mengatakan dalam waktu dekat akan mengajukan Permohonan penangguhan penahanan kepada Kapolres Barito Utara terkait 11 orang Warga Pandran Raya yang masih ditahan. Karena 5 orang pelaku anak dibawah umur telah dibebaskan dan dilakukan pembinaan.

Jubendri berharap agar Pemerintah Daerah, DPRD menyikapi permasalahan ini sesuai dengan Arahan Surat dari Direktur management PT.AGU di Jakarta melalui surat nomor 010/AGU-Legal/X/2020 tanggal 22 Oktober 2020. “Bahwa agar semua Pihak yang disurati Managemen PT.AGU Dalam Hal ini, Bupati Barito Utara DPRD Barito Utara dan Kapolres Barito Utara dan Semua Instansi Terkait dalam penyelesaian masalah Sengketa yang dituntut oleh Kelompok Tani Isa Pakat Desa Pandran Raya agar diselesaikan sesegera mungkin, mengingat kita sedang menyongsong Pemilu 9 Desember mendatang agar situasi tetap kondusif dan masalah segera di selesaikan.

Kita sudah berkoordinasi kepada seluruh Ormas Dayak di Barito utara yang Turut prihatin atas Penangkapan yang dilakukan untuk membantu mengawal kasus yang menimpa Kelompok Tani Isa Pakat Desa Pandran Raya”. Paparnya.

Sementara Ketua Ormas Gerdayak Drs. Saprudin S. Tingan Mengatakan, “Saya meminta Kepada Polres Barito Utara untuk bertindak bijaksana, profesional dan modern, sesuai Amanah UU Kepolisian. Mengayomi dan melindungi rakyat, harus terukur menyikapi permasalahan ini, jangan hanya menerima laporan dari pihak perusahaan tapi harus juga mendengar keluhan masyarakat yang memperjuangkan Hak mereka di Perusahaan PT AGU”. Tegasnya.

Pewarta : Zhe/L

%d blogger menyukai ini: