Aksi Mahasiswa Atas Perpindahan Pangkalan Speed Boat Ke Pelabuhan Dermaga

58

KAB. BURU, FOKUS BERITA NASIONAL | Peralihan pangkalan speed boat yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupatem Buru mendapat aksi keras dari sejumlah mahasiswa dan masyarakat Batabual.

Aksi ini dilakukan oleh sejumlah mahasiswa dihalaman Kantor Dinas Perhubungan Namlea. Senin (29/7/19)

Orasi Aksi mahasiswa dan masyarakat Kec Batabual di hadapan Kantor Dinas Perhubungan Namlea Senin, Siang tadi jam 11:30 Wit.

Menurut Adam Fuad yang merupakan peserta aksi, kebijakan yang dilakukan Dinas Perhubungan untuk memindahkan pangkalan, mengakibatkan bertambahnya biaya transportasi, baik kepada masyarakat maupun kepada pemilik kendaraan speed boat dan body fontura.

Hal ini di kaji dari sisi ekonomi masyarakat, karena pangkalan speed boat yang sebelumnya itu lebih dekat dengan pasar, mempermudah akses pembelanjaan dengan mengunakan perjalanan kaki tanpa lagi mengunakan kendaraan transportasi.

Jika perpindahan speed boat ini ke pelabuhan dermaga maka tentu akan berpengaruh harga barang di daerah Kecamatan Batabual.

Karena kebanyakan para penumpang yang naik dari pesisir ke Namlea adalah mereka para pedangang.

Dari dasar itu, mahasiswa Kecamatan Batabual menuntut atas perpindahan pangkalan speed boat ke pelabuhan dermaga.

Masyarakat Kecamatan Batabual mendapat penghalangan saat demo berunjung anarkis dan meminta Kepala Dinas untuk berdikusi diluar kantor

Adapun aksi penolakan sebagai berikut.

1. Menolak pemindahan pangkalan Speed Boat dari kompleks pangkalan pesisir ke pelabuhan lama kerena dinilai membebani masyarakat untuk biaya transportasi darat.

2. Mendesak pemerintah daerah (Dinas Perhubungan) untuk membangun tembatan perahu yang permanem dilokasi pelabuhan yang selama ini digunakan oleh pemilik kendaraan body fontura, speed boat di pangkalan sebelumnya.

3. Mendesak kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Buru untuk menyediakan transportasi/kapal penumpang umum yang lebih presentatif untuk melayani rute Kecamatan Batabual ke Namlea.

4. Mendesak kepada Dinas Perhubungan untuk segera mengembalikan fungsi pelabuhan yang selama ini di gunakan oleh para pemilik kendaraan fontura dan speed boat karena pelabuhan yang di sediakan saat ini di nilai sangat membebani masyarakat dan para penumpang.

5. Mendesak kepada Dinas Perhubungan Dan pihak Basarnas Kabupaten Buru agar segera membangun posko pemantau Serta menempatkan petugas di tanjung kayu putih saat menghadapi musim timur.

6. Apabilah tuntutan kami tidak di respon maka, Kami akan melakukan aksi yang lebih besar dengan menghadirkan massa yang lebih besar serta akan meminta kepada Bapak Bupati Buru untuk segera mencopot jabatan saudara Djamaludin Samak Dari Jabatan selaku Kadis Perhubungan.

Tanggapan tuntutan itu direspon baik oleh Kepala Dinas Perhubungan Djamaludim Samak

Ia menjelaskan bahwa pelabuhan yang ada saat ini merupakan aset negara, pemerintah yang harus difungsikan. “Sayangnya jika tidak difungsikan maka pelabuhan itu sangat sia-sia. “katanya.

Kita harus memikirkan kesalamatan pelayaran, jika saja kalau tidak ada perpindahan pangkalan spead boat ke pelabuhan maka pemerintah tidak pernah melakukan pengawasan.

Diperairan itu ada musim ombak dan sebagainya, seperti tahun kemarin ada kecelakaan laut yang mengakibatkan satu orang meninggal.

Dengan adanya pelabuhan ini maka tentu sebagai Pemerintah Dinas Perhubungan telah dibantu oleh pihak Sabandar, Pol Air dan stakeholder lainnya dalam melakukan pengawasan laut terhadap para jasa laut.

Selanjutnya jika saja pelabuhan ini telah berjalan baik maka pemerintah akan melakukan punggutan pajak sesuai peraturan daerah yang sudah ditanda tangani oleh Bupati Buru.

Kemudian saya telah menyurati Jasa Raharja, supaya para pelaku usaha transportasi laut, semua terkafer dengan baik, apabila terjadi kecelakaan mereka sudah memiliki asuransi.

Secara ekonomi mereka yang berjualan ditempat pangkalan speed boat sebelumnya akan kami tarik untuk berjualan dipelabuhan, dan akan disediakan lapak jualan untuk mereka.

Reporter : Sofyan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini