08/14/2022
Post Visitors:68

FBN – KOTA BEKASI || Nasib sial menimpa Iram Diono (29tahun) pekerja di sebuah gudang PT. Ardya prima internusa di jalan sultan agung kota bekasi jawa barat. Iram mengalami kecelakaan kerja yakni dirinya ditabrak mobil forklift di perusahaan tersebut namun lagi lagi tidak adanya kebijakan santunan dalam pengobatan dirinya.

Menurut Iram saat dijumpai di rumahnya yang tak jauh dari perusahaannya bekerja mengatakan. Saat ini ia terpaksa menggunakan tongkat kayu untuk berjalan sekaligus kakinya telah dilakukan tindakan operasi di sebuah rumah sakit swasta. Pasca kejadian satu bulan setengah itu Iram harus dirumahkan terlebih selama berobat ia harus menanggung sendiri biayanya.

“Saya menyesalkan sikap perusahaan yang tidak memiliki empati dalam pemberian santunan pengobatan saya.” Ujar Iram sabtu (29/8)

Lanjut Iram walaupun dirrinya masih tetap menerima gaji di tempat perusahaannya bekerja. Hingga kini belum ada kebijakan pengobatan atas musibah yang menimpa dirinya padahal dalam beberapa minggu kedepan dirinya masih diwajibkan untuk berobat jalan, sehingga harapan besar kepada perusahaan bisa merespon adanya kebijakan dalam santunan pengobatan.

“Dengan kondisi ini saya menjadi cacat karena nyeri di kaki saya masih terasa karena luka yang saya alami terkena benda tajam forklift cukup parah hingga menembus ke bagian daging dalam kaki saya (dibetis kaki sebelah kanan).” Terangnya. (Eco Jhon)

%d blogger menyukai ini: