09/27/2022
Post Visitors:39

FBN – JAMBI || Gabungan massa pekerja buruh Prov, Jambi mendatangi kontor DPR D Prov, Jambi untuk menyampaikan hak-hak buruh, buruh ini terdiri dari K SBSI (ketua Roida pane), F SPPP ( ketua Don Fredy ), dan F SPTI (ketua Natal parlindungan hutabarat), yang berpayung di dalam KSPSI.

Kordinator aksi Hendra ambarita dalam orasinya mengatakan,pemerintah tidak memberikan perlindungan terhadap buruh, bahkan membuat “resah” akibat adanya RUU Omnibus law yang sangat berpotensi mendiskreditkan hak-hak pekerja (buruh) yang sebelumnya telah di atur dalam UU no.13 thn 2003, munculnya RUU Cipta Kerja itu sangat memberi ruang ke untungan kepada perusahaan dan tanpa perlu lagi memperhatikan komponen hidup layak pekerja.

Contoh, yang merugikan hak pekerja (buruh), upah per jam, di hapusnya cuti haid dan cuti lainnya kecuali cuti tahunan kemudian penghargaan masa kerja nilainya menurun, oleh sebab itu, wahai para penguasa jangan engkau buat bertambah susah (parah) hidup buruh di Indonesia ini, dengan itu kami aliansi serikat perja buruh prov, jambi menolak keras RUU Omnibus law yang digunakan landasan oleh perusahaan memangkas hak-hak peKerja (buruh) katanya.

Kemudian ketua K SBSI roida pane mengatakan, kita sudah tiga kali mengadakan aksi demo di DPR ini dengan sekarang, karna RUU Cipta kerja itu, sengaja di buat pemerintah hanya untuk menguntungkan perusahaan tanpa memikirkan hidup layak pekerja buruh.

Di Prov, Jambi pekerja di BUMN sudah banyak yang di rumahkan (diberhentikan) demikian juga di perusahaan sudah se enaknya perutnya mem PHK kan sepihak akibat RUU Cipta kerja oleh karena itu kami meminta supaya menteri tenaga kerja itu di ganti karena tidak berimbang dan menolak keras RUU cipta kerja itu, kata-katamu manis lapangan kerja akan bertambah, pengangguran akan berkurang!!! Apakah hidup pekerja/buruh lebih baik??? Jelas jawabannya Tidaaaak, katanya.

Seusai itu ketua DPR D Edi purwanto menjejaskan, aspirasi yang telah di sampaikan tentu kita terima , dan masalah RUU Cipta kerja akan kita kaji bersama terhadap tenaga kerja kontrak dan di perjuangkan untuk mempertahankan hak-hak buruh demi kesejahteraan bersama katanya. ( Red)

%d blogger menyukai ini: