Aliran Dana Sewa TKD Tidak Jelas: H. Tita Komala Akan Melaporkan Ke Inspektorat

58

Aliran Dana Sewa TKD Tidak Jelas, H. Tita Komala: Akan Melaporkan Ke Inspektorat

FOKUS BERITA NASIONAL | KABUPATEN BEKASI –
Aliran dana hasil sewa tanah kas desa (TKD) Kedungwaringin Kec. Kedungwaringin Kab. Bekasi kini mulai ramai diperbincangkan warga Desa Kedungwaringin. Pasalnya uang hasil sewa TKD hingga saat ini tidak jelas digunakan untuk apa.

Bahkan sudah ada MoU antara Ujang Sukrila yang saat itu sebagai Pjs Desa Kedungwaringin dengan pihak pengembang GCC-2 yang disaksikan perangkat Desa dan BPD yang baru saat itu. Kasus sewa TKD tersebut terjadi pada tahun 2018 lalu.

Diberitakan sebelumnya, Jeni sebagai Legal GCC-2, bahwa sewa lahan TKD itu bisa di gunakan untuk pembangunan di Desa dan kesejahteraan perangkat desa, hal itu dikatakan Jeni pada saat acara Konsultasi Publik dalam rangka Penyusunan Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) di Aula Kecamatan Kedungwaringin pada Kamis 08/11/2018 lalu.

Namun hingga saat ini tidak diketahui uang sewa tersebut digunakan untuk apa seakan raib ditelan bumi, bahkan Kades terpilih saja tidak memahami aliran uang sewa tersebut digunakan untuk apa.

“Lahan TKD yang di sewakan oleh Pjs Sukrila kepada pihak pengembang GCC-2 untuk akses jalan dengan luas sekira 2000 meter kurang lebih, saya langsung cek kelokasi dan klarifikasi kepada pihak pengembang, itu sewa garap selama satu tahun dan lahan tersebut akan di kembalikan seperti semula itu yang tertulis di MoU,” ungkap Kades Kedungwaringin Hj. Tita Komala Rabu 16/01/2019 dikantornya.

Dijelaskan Hj. Tita, sewa TKD itu harus jelas dan harus digunakan sebaik-baiknya, dirinya saat ini sudah pegang berita acaranya. Bahkan akan segera melaporkan melalui surat kepada DPMD dan Inspektorat Kab. Bekasi.

“Saya sudah pegang berita acaranya. Dan ini juga akan segera kami laporkan kepada DPMD dan Inpektorat Kab. Bekasi melalui surat,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, termasuk besaran nominal uang sewa TKD Hj. Tita tidak tahu menahu dan peruntukan hasil sewa itu pun di pergunakan untuk apa saja dirinya juga tidak paham.

“Hingga saat ini tidak ada bentuk bangunan apa pun di Kantor Desa hasil dari uang sewa TKD itu tidak ada, sekali lagi saya tegaskan, aliran dana dari hasil sewa TKD itu tidak ada untuk pembangunan di desa,” tandasnya. (Budi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini