Amin Fauzi Angkat Bicara, Pasca Bupati Bekasi Ditangkap KPK: Pemerintah Harus Bisa Yakinkan Investor, “Bekasi Bagkit Bekasi Bersih”

60

Amin Fauzi Politisi Partai Golkar Angkat Bicara, Pemerintah Harus Bisa Yakinkan Investor, Wujudkan Stabilitas Perekonomian di 7 Kawasan yang terdiri dari 32 Negara

FOKUS BERITA NASIONAL | KABUPATEN BEKASI – Pasca ditangkapnya Bupati Bekasi Non Aktif Neneng Hasanah Yasin (NHY) dalam lingkaran kasus gratifikasi perijinan Mega Proyek Meikarta oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dinilai akan berdampak buruk terhadap investor yang berinvestasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Hal itu dikatakan, Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR-RI, Daerah Pemilihan (Dapil) VII, Amin Fauzi, Minggu (20/1/2019).

Dikatakan Amin, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi, harus bangkit dari keterpurukan. Sebab dengan adanya kasus gratifikasi yang tertangkap melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK tersebut pastinya berefek terhadap sektor kurangnya daya minat investor untuk berinvestasi di Kabupaten Bekasi.

qMenurut Amin, Pemda Bekasi harus perbaiki sistem dalam hal pelayanan, sehingga para investor tertarik untuk berinvestasi di wilayah Kabupaten Bekasi. “Pemda Kabupaten Bekasi, saya pikir harus kooperatif membangun kepercayaan kepada investor yang akan masuk. Dan Kabupaten Bekasi dengan dinas terkait dengan pimpinan Pelaksana Tugas ( PLT) Eka juga harus kooperatif berkerja sama dengan 7 Kawasan yang terdiri dari 32 Negara tersebut,” katanya kepada Fokus Berita Nasional.com, Minggu (20/1/2019). Dengan begitu, sambung Amin Fauzi, dapat berefek terhadap pembangunan tetapi juga dapat meningkatnya Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) dan lebih banyaknya lapangan pekerjaan untuk masyarakat di Kabupaten Bekasi.

“Pembangunan di Kabupaten Bekasi yang dilakukan di Kawasan haruslah berjalan, karena ini bisa memberikan ruang perkerjaan, bisa memberikan ruang keuntungan PAD serta dapat memberikan kesernejikan juga keseimbangan bagi khas Daerah,” jelasnya. Amin pun, menyayangkan, kasus yang menjerat Bupati nonaktif Neneng Hasanah Yasin, sehingga berefek terhadap kepercayaan masyarakat dan investor kepada Pemerintah Daerah untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Bekasi.

Untuk itu, Amin menekankan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk segera berbenah untuk menuju Bekasi Baru, Bekasi Bersih sesuai jargon PLT Bupati. “Terjadi kasus pada Neneng Hasanah Yasin itu adalah sebuah satu persoalan kami. Dan semua menyayangkan itu dan mestinya hal itu tidak pernah terjadi,” pungkasnya. (Uban)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini