oleh

Andri Anggap Diskominfo Karawang Lemah Menjalin Hubungan Kemitraan Dengan Media Massa

FOKUS BERITA KARAWANG – Pada era reformasi seperti sekarang ini, pola  hubungan media massa dengan pemerintah harus semakin dikuatkan. Pola hubungan antara pemerintah dan media massa sangat layak dijalankan agar masyarakat bisa menerima informasi dengan jernih dan berimbang, dan pemerintah harus lebih melibatkan diri dalam dunia media massa.

Peran pers dalam pemerintahan sangat besar, baik dalam mewartakan agenda pemerintahan ataupun memberikan kritik kebijakan pemerintah. Hal itu diutarakan oleh pemerhati politik dan pemerintahan, Andri Kurniawan berpendapat, “Untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, khususnya Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), harus meningkatkan pola hubungan yang lebih baik lagi dengan kalangan awak media,” Selasa, (12/10/2021).

Sinergi antara pemerintah dengan media massa memang harus dijalin. Pemerintah sangat membutuhkan media yang berfungsi sebagai alat menyosialisasikan berbagai kebijakan publik dan pelayanan publik.

“Tanpa bantuan media, kinerja pemerintah akan sia – sia karena tidak banyak masyarakat yang mengetahui, dan memang benar – media sebagai alat informasi pemerintah, sebab jika pemerintah melakukan sosialisasi secara langsung, tentu akan membutuhkan tenaga, waktu dan biaya yang banyak, tapi cukup dengan media bisa dijangkau oleh semua kalangan masyarakat,” Katanya.

Andri juga mengingatkan, agar Diskominfo Karawang lebih meningkatkan lagi pola komunikasi dan kerja sama secara kemitraan dengan kalangan jurnalis, tanpa tebang pilih, “Terus terang, perlu saya sampaikan, yang saya perhatikan selama ini, pola hubungan antara Diskominfo Karawang dengan jurnalis masih sangat lemah,”

“Jika saya amati, masih lebih bagus sewaktu dipimpin oleh pak Asep Aang, walau hanya sebatas Pelaksan tugas (Plt), tapi berbagai macam informasi soal capaian program kerja Pemkab Karawang tersampaikan kepada masyarakat melalui berbagai macam media massa,” Ujarnya.

“Namun semenjak pergantian kepimpinan dan diisi oleh Kepala Dinas (Kadis) definitif, terlihat pola komunikasi dan hubungan dengan kalangan media massa malah melemah. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya miskomunikasi berkaitan dengan beberapa persoalan yang akhir – akhir ini menjadi trending topik,” Sesal Andri.

“Sebenarnya kalau Diskominfo Karawang efektif menjalankan fungsinya, akan terjalin hubungan yang baik antara pemerintah dengan kalangan media massa. Tetapi bukan berarti menghilangkan fungsi kritik yang konstruktif. Sekali lagi, perlu saya tekankan. Kadiskominfo Karawang yang baru harus memperbaiki hubungan dengan kalangan awak media,” Pungkasnya. ( Topan )

Komentar

Fokus Berita Nasional