11/29/2022
Post Visitors:81

FBN – Bekasi || Dugaan lambatnya pengurusan dokumen pencairan dana kompensasi atau uang bau Bantuan Tunai Langsung BLT bagi 1557 KK Warga Desa Taman Rahayu Kadus III tiga Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi yang terdampak UPST Bantar Gebang, membuat Anwar Soleh atau sapaan akrabnya Kang Uban Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi LKPK DPC Kabupaten Bekasi geram dan angkat bicara.

Kang Uban mengatakan kalau anggaran sudah dialokasikan oleh Pemerintah Provinsi DKI di tahun 2020 untuk dana kompensasi atau uang bau BLT bagi warga yang terdampak Unit Pengelolaan Sampah Terpadu UPST Bantar Gebang.

“Mengapa Pemerintah Kabupaten Bekasi belum juga menyelesaikan dokumen-dokumen apalagi sudah tinggal dokumen pencairan dana kompensasi, seharusnya Pemeritah Kabupaten Bekasi cepat dan tanggap segera menyelesaikan dokumen tersebut agar dana kompenasi bagi Warga Desa Taman Rahayu Kadus III tiga cepat cair,” tuturnya.

Masih menurut Kang Uban, “Kami minta kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi agar segera memproses dokumen pencairan dana kompensasi supaya warga Desa Taman Rahayu Kecamatan Setu tidak resah karena sudah cukup lama menunggu pencairan dana kompensasi tersebut,” tutupnya.

%d blogger menyukai ini: