Band Vertical Blue Kembali Merilis Album Kedua, Setelah Sukses di Album Pertamanya Tahun 2017

57

FOKUS BERITA NASIONAL | TANGGERANG RAYA – Setelah sukses merilis album pertama tahun 2017 lalu, yang menggemparkan para pencinta aliran musik Rock, akhirmya Band Vertical Blue kembali merilis album keduanya dalam waktu dekat ini.

Band yang saat ini digawangi oleh Agung pada posisi lead guitar dan M Firdaus atau yang biasa di panggil dengan julukan pengacara cowboy pada posisi Vocal. Keduanya sepakat untuk tetap mempertahankan nama besar vertical blue setelah merombak beberapa kali pemain.

Keduanya berkomitmen akan mempertahankan band Vertical blue hingga nama nya benar benar besar. Band yang bergenre rock ini berdiri sejak 3 tahun lalu, tepatnya pada tahun 2016.

Pada album pertama band vertical blue merilis album dengan lagu andalan berjudul Rasa. Nuansa slow rock yang kental mewarnai karir band ini.

Saat team fokusberitanasional.com mendatangi markas Vokalis Rock Indonesia (VRI) Tangerang Raya dibilangan Bintaro Pondok Jagung Timur, awak media fokusberitanasional.com sempat mewawancarai pentolan band Vertical Blue. Dialah Fidaus yang dikenal sebagai Pengacara Cowboy.

Pria paruh baya yang berprovesi sebagai pengacara dan pemilik beberapa perusahaan ini memberikan komentar saat awak media fokusberitanasional.com mewawancarainya. Firdaus mengatakan, bahwa band Vertical Blue adalah sebuah band yang telah dibentuk olehnya sejak beberapa tahun lalu.

Formasi awal band Vertical Blue adalah Firdaus pada vocal , Agung pada lead guitar dan Gilbert Marciano sebagai penabuh drum. Seperti yang kita ketahui bersama, karna kesibukannya sebagai artis sinetron dan juga seorang advokat akhirnya Gilbert Marciano hengkang dari Vertical Blue.

Dan kini Vertical Blue menyisakan dua personil band yang sudah berkomitmen akan tetap mempertahankan nama besar Vertical Blue. Vertical Blue telah sukses menarik perhatian masyarakat pencinta musik rock di Indonesia.

Dengan lagu andalan mereka yang berjudul Rasa dan Fallin in Love, band Vertical Blue, berhasil menghipnotis setiap penonton yang menyaksikan penampilan mereka dipanggung. “Saya akan tetap memproduksi band andalan saya ini, karna saya sejak remaja beberapa kali gagal dengan band saya dahulu.

Dulu saya pernah juga mengeluarkan album bersama band saya Black Rose dan juga Kaca Band di era 90 an, namun kurang meledak albumnya. Nah mungkin di album kedua Vertical Blue ini, insya allah akan mendapat ruang di hati penikmat musik Rock Indonesia.

Saya berharap besar, agar lagu kami dapat di terima kelak ditengah masyarakat” ujar Firdaus. Untuk memuluskan cita citanya, Firdaus mendirikan studio rekaman dan lable musik miliknya sendiri yang diberi nama Guide Black Pro. Dirinya merasa sangat sulit jika suatu band tidak mempunyai wadah sendiri.

“Menurut saya sebagai seniman musik, kita sangat sulit menuangkan aspirasi kita didalam dunia musik jika masih mengandalkan perusahaan orang lain.

Karna musisi jiwanya ga boleh di kekang, sementara kalau kita ikut lable orang lain , semua serba di atur oleh managemant lable. Oleh karna itu makannya saya dirikan perusahaan yang bergerak di dalam industri musik dan film saat ini. Karna kalau punya sendiri, kapan aja kita mau berkarya dengan bebas sangat bisa”imbuhnya.

Firdaus memang tercipta sebagai manusia seribu karya, Bagaimana tidak, diusianya yang terbilang masih mudah Firdaus sudah sukses memimpin perusahaan dan beberapa organisasi besar yang didirikannya (Red-fokusberitanasional.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini