09/25/2022
Post Visitors:48

FBN – Muara teweh || FBN- Setelah ditunda selasa kemaren, Uji Coba kelayakan landasan pacu Bandara Trinsing, HM Sidik Kec. Teweh Selatan kota Muara Teweh dilaksanakan hari ini Rabu (13/08/2020).

Penyelenggaraan transportasi udara sangat memprioritaskan keamanan dan keselamatan penerbangan,
Uji coba kalibrasi ini merupakan tahapan mengecek keamanan dan keselamatan bandara baik itu fasilitas landasan pacu (runway) baik itu runway shoulder maupun over run yang meliputi clearway dan stopway. mengecek arah navigasi, sistem komunikasi dengan pihak ATC, titik koordinat pendaratan dan penerbangan.

Pilot Pesawat Kapten Wahyudi yang menahkodai Pesawat berjenis King Air 200 dengan registrasi PK-CAO
dari Balai Kalibrasi Kementrian Perhubungan yang mendarat Persana di Bandara HM Sidik ini mengatakan,

“ kami mengecek dua hal penting, yaitu yang pertama terkait dengan Instrumen flight procedure, biasanya setiap bandara yang dibangun oleh Kementrian perhubungan dalam hal ini direktorat navigasi,
dibuatkan suatu prosedur untuk dapat dimasuki pesawat.

Fasilitas Bandara Trinsing HM SIDIK ini baik PALS (Portable Airfield Lighting System) dan PAPI (Precision Approach Path Indicator) sebagai alat bantu pendaratan visual yang menjadi pedoman secara visual agar pesawat dapat landing setepat mungkin. Hal ini sangat penting mengingat panjang landasan pacu setiap bandara berbeda.

PAPI landasan Bandara Trinsing dengan panjang 1400 ini sudah sangat berfungsi dengan sangat baik apalagi kalau dibanding dengan bandara beringin sebelumnya di tengah kota Muara Teweh. Tinggal pihak dan pemerintah daerah berkomonikasi dengan operator airline yang ada untuk bisa memamfaatkan bandara ini untuk mobilitas masyarakat Muara Teweh,” Papar Pilot Kemenhub ini panjang lebar kepada awak media.

Sementara itu ditempat yang sama, General Manager Air Nav Cabang Palangka Raya, I Nyoman Oka Wirana mengatakan bahwa Bandara baru Haji Muhammad Sidik di Desa Trinsing Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara (Barut) ini akan mulai operasional pada 10 September 2020 secara internasional.

“Bandara baru Haji Muhammad Sidik ini pada 10 September 2020 secara internasional sudah bisa beroperasi. Secara legal bandara ini sudah resmi beroperasi, 10 September nanti kemanapun di cek bandara ini sudah ada, karena publikasi ini secara internasional dan sudah masuk database,” pungkas I Nyoman Oka Wirana.

Reporter : (Leny)

%d blogger menyukai ini: