Berdasarkan Dari Lima Peta, H.MURSAL Bersih Keras Tanah Tersebut Miliknya

62

KAB. SUBANG, FOKUS BERITA NASIONAL | Tanah yang diwakafkan H. Mursal Ardiansyah hingga detik ini belum bisa mendapatkan kepastian dari pihak Kelurahan setempat dan Bapenda Kabupaten Subang. Lokasi lahan tanah tersebut berada di Kp.Cibarola Rt.34/Rw.014 Kelurahan Soklat Kecamatan Subang Kabupaten Subang Jawa Barat.

Yang sudah diberitakan sebelumnya hasil wawancara awak media lahan tanah tersebut diserobot oleh empat orang yang diantaranya, Heri No.129, Dodi No.131, Mamat No.130, H.Amid No.132, kemudian tahun 2016 ke’empat orang tersebut tercatat di SPPT.

Pengakuan dari beberapa narasumber SPPT tersebut terbit atas dasar pemohon atas nama Mamat, ia salah satu ASN yang bertugas di Kelurahan Cigadung, Mamat sempat ditemui dikediamannya dan iya memaparkan pihaknya sudah mendapatkan rekom dari Kepala Kelurahan Soklat (Sumardi).

“Saya ngobrol sama Pak Lurah (Sumardi), Pak Lurah begini tanah yang di Cibarola yang ditempati Pak Dodi, Pak Heri, Pak H.Ahmid niatnya ingin membuat SPPT bisa tidak, datanya tidak memiliki, silahkan saja kalau mau diambil sama Pemda itu alasan saya,

Pengakuan mamat saat diwawancara pihak Kelurahan Soklat mengijinkan terbitnya SPPT ke’empat orang tersebut, kemudian pengajuan Mamat ditanggapi pihak Bapenda Kabupaten Subang.

“langsung di respon langsung di periksa sama Bu Cicih, kalau saya masih di ruangan Pak Lurah, diperiksa ok di tandatangan langsung dicap diregister langsung dikasihkan ke saya,” lanjutnya. Pengakuan MT pihaknya sudah konsultasi ke pihak BPKAD.

Terlihat disalah satu peta ke’empat SPPT tidak tepat dilokasi bangunan aslinya, sedangkan bangunan aslinya berada dilahan tanah milik H.Mursal dengan No SPPT 0123. Dan empat SPPT tersebut tercatat di peta berada di wilayah tanah milik H.Heru SPPT No.21.

“Kalau betul itu ada ijin dari Lurah maka Lurah Sumardi harus bertanggungjawab. Apalagi sudah ada pernyataan Lurah baik melalui WA maupun transkrip pembicaraan Lurah yang menyatakan tanah itu bukan milik mereka. Ini jelas kesalahan patal bagi Lurah, “ucap H.Mursal melalui Whatsapp pribadinya.

“Kalau betul tanah itu milik Pemda/KOPRI pasti dari dulu sudah di klaim oleh pihak Pemda/KOPRI. Sebelum saya mendapatkan peta blok/rincik dari kantor kelurahan Soklat, sering menanyakan ke Aset Pemda/KOPRI perihal tanah yang diakui Dodi cs. Tapi pihak Pemda/KOPRI tidak berani memberikan keterangan mengenai status tanah tersebut,” tuturnya.

“Bagi saya tidak merasa keberatan kalo seandainya tanah tersebut memang termasuk tanah Pemda/KOPRI tinggal dirobah saja peta blok 007/0123 a/n Mursal Ardiansyah baik yg ada di kantor BPN, BPKD dan kantor kelurahan Soklat. Biar saya tidak merasa dirugikan…kalo memang Peta itu salah,” tutup H.Mursal.

Reporter : Bachrie

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini