Bermodal Nekat Oknum ASN Membuat 4 SPPT Palsu

56

KAB. SUBANG, FOKUS BERITA NASIONAL | Bedasarkan pengakuan Mursal Ardiansyah bahwa yang meminta rekom pembuatan SPPT atas nama keempat orang (Heri No.129, Dodi No.131, Mamat No.130, H.Amid No.132) adalah onkum ASN yang bertugas di Kelurahan Cigadung Kec.Subang Kab.Subang Jawa Barat, Senin (09/09/2019).

Terlihat di peta yang diberikan Mursal Ardiansyah kepada awak media, ke’empat SPPT tersebut tidak terletak ditempatnya, SPPT tersebut terletak di wilayah lahan tanah H.Heru No.21 sedangkan posisi bangunan terletak di SPPT atas nama Mursal Ardiansyah No.0123.

Mursal sempat mendengar kabar bahwa Mamat sempat di iming-imingi berupa tanah jika Mamat bisa menerbitkan SPPT atas nama Dodi, H.Amid,dan Heri, pengakuan Mursal dilontarkan saat ditemui dikediamannya.

“Jadi mereka (Dodi, Heri, H.Amid) hanya meminta buatkan SPPT atas nama ditanah itu (No.0123), bila mana keluar surat berbentuk SPPT maka akan memberikan sebagian tanah itu ke Mamat, terjadilah transaksi itu sampai terbit SPPT, jadi Mamat itu menjanjikan kemereka membuatkan SPPT, terbitlah SPPT tahun 2016 itu ternyata SPPT tersebut ada diatas tanah orang lain di bapak H.Heru itu diatas tanah No.21,” ucap Mursal

Kodir Mutahar beserta Cicih Risnawati ketika ditemui dikantor Kel.Soklat membenarkan yang memita rekom pembuatan SPPT atas nama ke’empat orang itu adalah Mamat (Kumis), Mamat sendiri seorang ASN yang bertugas di Kel.Cigadung.

Pengakuan Cicih Mamat sekitar jam satu siang membawa berkas yang sudah ditandatangani Kepala Kelurahan Soklat (Sumardi) “Pak Mamat datang kesini (Kel.Soklat) ia langsung ke Pak Lurah, ia datang kesini sudah ada tandatangan Pak Lurah, masa iya sudah ada tandatangan Pak Lurah tidak dicap, Mamat langsung ke Pak Lurah jalan belakang,” jelasnya.

Cicih sempat mencegah dan menanyakan berkas pengajuan pembuatan SPPT namun Mamat tidak menunjukan berkas pengajuan tersebut, diduga Mamat tidak mempunya berkas untuk pengajuan pembuatan SPPT tersebut.

“Makanya kita cegah karna itu tanah bermasalah, saya nanya mana kwetansinya, dia bilang ada bu di Pak Ahmid, terus saya tanya lagi iya mana kwetansinya, karna kalau di Kelurahan harus ada bukti fisiknya,” tegas Cicih.

Setelah mendengar ricuh, 2017 Mamat sempat meminta bantuan Kodir untuk memindahkan SPPT dari lokasi tanah yang berada di H.Heru ingin dipindah kelahan tanah milik Mursal Ardiansyah.

“Jadi begini Pak Mamat Ocoy (Mamat Kumis) katanya (SPPT) sudah keluar tahun 2016 kemudian tahun 2017 datang kesaya, Kodir tolong bantu saya betulkan (SPPT) ini kesini (Tanah milik Mursal No.0123), kata saya kalau saya tidak bisa nanti saya konsultasi dulu sama Pak Lurah, kata Pak Sumardi jangan Dir karna tanah itu sedang sengketa,” tutup Kodir.

Reporter : Bachrie

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini