01/28/2023
Post Visitors:74

KARAWANG – FBN || Dalam penguatan tugas pokok dan fungsi (tufoksi), forum BPD Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang mengadakan bimbingan teknis. Kegiatan dengan tema “Bimbingan teknis mandiri peningkatan kapasitas dan kinerja BPD”. Bimtek tersebut dilaksanakan dikantor dinas perikanan yang berada diwilayah Desa sungai buntu Kecamatan Pedes. Kegiatan bimtek itu di ikuti dari BPD Payungsari, Karangjaya, Jatimulya dan Kertaraharja. Furqon Jalaludin selaku camat Pedes dalam pembukaan sambutan acara menghimbau teman teman BPD untuk melaksanakan pengawasan dan kontrol pembangunan sesuai dengan fungsi BPD itu sendiri. Karena yang pertama kali harus melakukan pengawasan itu bukan tim monitoring kecamatan Pedes tapi BPD itu sendiri. Karena BPD selaku mitra dengan Kepala Desa punya kewajiban mengawasi dan mengontrol pembangunan yang ada di Desa. Senin (27/07/20)

BPD dalam sistem pemerintahan desa sangatlah penting, karena selain dari membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama Kepala Desa, adalah menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa dan melakukan pengawasan kinerja Kepala Desa. BPD juga memiliki kekuatan untuk mengawasi proses pembangunan Desa dalam seluruh aspek. Sudah jelas BPD adalah lembaga yang memiliki kekuatan dalam menyepakati peraturan desa yang bakal menjadi pedoman pelaksanaan pembangunan Desa.

Nanang khoeroni selaku kasi pemerintahan Kecamatan Pedes mengatakan kepada media bahwa intinya program ini direncanakan oleh masing masing Desa, kami hanya memfasilitasi pelaksanaan Bimtek ini, kami hanya memfasilitasi pelaksanaannya, merekomendasikan. Segala sesuatu hal yang berhubungan dengan kami pun dilakukan oleh teman teman BPD. Bimtek ini dilaksanakan dalam tiga gelombang, kami melaksanakan dalam tiga gelombang untuk efektivitas pelaksanaan protokol kesehatan covid 19. Kerena dengan dibagi tiga gelombang mungkin tidak akan terlalu banyak hadirin yang berkumpul dalam satu ruangan atau satu forum pertemuan.

Masih kata Nanang khoeroni selaku kasi pemerintahan Kecamatan Pedes kembali menambahkan penjelasan kepada media tentang kegiatan Bimtek tersebut.
“Alhamdulillah kami pada tahun ini bisa melaksanakan peningkatan kapasitas untuk BPD. Karena setelah kami evaluasi dilapangan banyak hal yang belum diketahui oleh teman teman BPD. dan bimtek ini bertujuan tentunya untuk menempatkan BPD pada porsinya sesuai tugas pokok dan fungsi BPD itu sendiri. Sehingga ada perjalanan pelaksanaan pembangunan, baik itu pembangunan fisik, pemberdayaan masyarakat, maupun pembangunan pendidikan, pembangunan kesehatan dan lain lain. tentunya BPD akan berfungsi dan melakukan pengawasan dan kontrol terhadap pembangunan di pemerintahan desanya masing masing. Selain bimtek ini sebagai ajang silaturahmi buat rekan rekan BPD itu tentu salah satu hal yang sangat berharga”, ucap Nanang khoeroni selaku kasi pemerintahan Kecamatan Pedes

Senada dengan apa yang dikatakan oleh Ali Akbar sebagai wakil ketua Apednas Kecamatan Pedes. “Alhamdulillah saya bersyukur ketika rekan rekan dari BPD itu sendiri antusias dalam kegiatan ini, karena harapan kita dari forum itu kita semua paham tentang tufoksi BPD, sehingga ketika kita semuanya memahami maka itu akan terjadi sinergi, sinergitas antara BPD dengan Pemdes nya. Jadi kalau misalnya sebelum sebelumnya banyak juga anggota anggota atau rekan kita dari BPD yang memang kurang paham, akhirnya dari pemdes atau dari BPD nya sendiri merasa saling curiga, akhirnya tidak terjadi sinkronisasi tidak terjadi harmonisasi tidak sejalan. Kemudian asing asingan, ini menganggap ada kecurangan, ini menganggap terlalu dalam mengawasannya. Mudah mudahan dengan adanya Bimtek mandiri ini, kami semua terutama BPD kecamatan pedes bisa lebih tahu tugas fungsi pokoknya sebagai BPD itu apa. Supaya lebih efektif dalam pekerjaan”. Kata Ali Akbar selaku wakil ketua Apednas kecamatan pedes saat diwawancarai oleh media fokusberitanasional.net

(Ahmad)

You cannot copy content of this page

%d blogger menyukai ini: