BPLH Karawang Diminta Turun ke Pesisir Pantai Utara, “Tumpahan Minyak Bikin Resah Masyarakat”

57

KAB. KARAWANG, FOKUS BERITA NASIONAL | Akibat bocornya saluran pipa Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), PT Persero Pertamina Sedara tumpukan limbah minyak oil spill di sepanjang perairan Sedari Kecamatan Cibuaya, kembali mencemari pantai wilayah Utara Kabupaten Karawang, Jum’at (19/7/19).
Sejak hari Jum’at kemarin, tumpahan limbah minyak (oil spill) di sepanjang perairan Sedari Kecamatan Cibuaya kembali mencemari pantai di wilayah utara Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Puluhan pekerja tampak membawa karung untuk membersihkan perairan Sedari Karawang yang tercemari limbah minyak, Kendati pihak Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) telah berusaha membersihkan pencemaran ini, namun tumpahan oil spill ini masih tersebar dari ujung barat hingga timur perairan Sedari.

Salah seorang pekerja pengumpul limbah, Wira (50), menuturkan limbah oil spill itu dimasukkan kedalam Ratusan karung berisi limbah minyak ini dikumpulkan di MB2 milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java
“Saya bersama dengan puluhan pekerja lainnya telah mengangkut limbah oil spill ini dngan cara memasukkannya kedalam karung. Meski telah ratusan karung diangkut, namun limbah oil spill ini masih tetap saja banyak dan masih belum rampung dibersihkan, “tutur Wira.

Walaupun pihak PHE ONWJ telah berusaha membersihkan limbah telah ratusan karung, namun tumpahan oil spill ini masih tersebar dari ujung barat hingga timur perairan Sedari. lanjut Wira, Minggu (21/07/19).

Informasi yang di himpunan Fokus Berita Nasional, tumpahan minyak (oil spill) di perairan Pantai Sedari Karawang ini terjadi hampir setiap tahun. Siklusnya antara Juli hingga Oktober.

Sejauh ini, belum ada pihak Pertamina PHE ONWJ yang mengklarifikasi atau keterangan resminya terkait penyebab terjadinya pencemaran tumpahan minyak di laut utara Karawang ini. Serta akan dikemanakan ribuan karung yang berisi limbah oil spill tersebut.

Dilain tempat Media Fokus Berita Nasional menelusuri pantai cemarajaya,saat mewawancara warga masyarakat cemarajaya Menurut , Muhamad Darsa (45), Sudah beberapa hari ini, warga Dusun Cemara II Utara RT 03/03, Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten , resah akibat bau menyengat. Bau tersebut diduga berasal dari tumpahan minyak tanah di sepanjang tepian pantai. sangat mengganggu dan berdampak pada pemukiman warga di sekitar area pantai.

Lebih lanjut, Darsa mewakili warga setempat turut menyampaikan suara hatinya Tolonglah pada pihak Pertamina untuk mempertimbangkan dampaknya yang akan terjadi nanti,” cetusnya.

Menanggapi terkait kejadian itu, Ifki Sukarya selaku Vice President Relations Manager PT Pertamina, mengaku pihaknya tengah menanggulangi aliran lapisan minyak dari Sumur YYA-1 yang terjadi gelembung gas hingga membawa lapisan minyak tersebut mendarat di pantai Karawang tepatnya di Sedari, Cemara dan Tambak Sari.

“Oil Spill Combate Team (OSCT) PHE ONWJ bersama masyarakat/pokmas bahu membahu membersihkan pantai. PHE ONWJ sendiri, di laut telah mengerahkan 27 kapal dan Oil Boom untuk menanggulangi lapisan minyak di laut,”

Sementara Kepala Desa Sedari, Bisri Mustopa, membenarkan, adanya limbah minyak mentah milik PT Pertamina yang bocor di dasar laut. Oleh karena itu, pihak perusahaan harus menyikapinya secara serius.

”Ini menyangkut kehidupan masyarakat dan kelestarian alam, dalam hal ini Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Karawang, segera mengambil tindakan ” katanya.

Reporter: A, Rahmat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini