BPKN Investigasi Atas Keluhan Warga Cluster Mutiara Satria Bekasi Terkait Dokumen Rumah Yang Belum Dimiliki

63

KAB. BEKASI, FOKUS BERITA NASIONAL | Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) melakukan investigasi langsung atas laporan warga di perumahan cluster mutiara satria kecamatan tambun utara Kabupaten Bekasi Jawa Barat mengenai keluhan warga karena belum diterimanya dokumen rumah seperti sertifikat, kemudian pajak bumi dan bangunan dan lain lain dari pihak pengembang.

Wakil ketua BPKN, Rolas Sitinjak mengatakan terdapat 80 kepala keluarga di cluster ini yang mengeluhkan dokumen rumah mereka yang belum diterima sejak dua hingga tiga tahun terakhir bahkan informasi yang diterima pihak pengembang tidak adanya kejelasan.

“kami sengaja kumpulkan mereka dan bertahap kami lakukan investigasi yang nantinya kami lanjutkan dengan menganalisa secara mendalam.” ujar Rolas di lokasi kepada awak media (14/9)

Menurut Rolas pihaknya akan menampung data para warga dan nantinya jika ditemukan adanya pelanggaran baik perdata maupun pidana tentu akan ditindaklanjuti ke penegak hukum, walaupun sebelum itu klarifikasi akan dilakukan ke pihak terkait seperti pengembang cluster dan pemerintah daerah.

“Dari mereka sudah ada yang melunasi cicilan rumah maupun yang belum melunasi dengan jumlah uang muka yang bervariasi dari mulai 10 hingga 30 juta rupiah.” Kata Rolas

Sementara itu, Badan Perlindungan Konsumen Nasional mendata sejak 1,5 tahun terakhir terdapat 1.800 pengaduan warga, sekitar 80 persen mengeluhkan mengenai dokumen perumahan yang secara garis besar akibat ketidakdisiplinan pihak pengembang.

Reporter: Jhon