Bupati Batubara Lepas Keberangkatan Calon Jemaah Haji

61

KAB. BATUBARA, FOKUS BERITA NASIONAL | Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Batubara Ir Zahir M.Ap – Oky Iqbal Frima bersama Forkopimda melepaskan keberangkatan 320 calon jamaah haji (Calhaj) kloter 18 asal Batubara 1440 Hijriah dihalaman kantor bupati, senin (29/07/2019) siang. Dari 320 Calhaj, dua orang calon jama’ah haji gagal berangkat dan satu lagi menolak disuntik vaksin Maningitis.

Dalam sambutannya, Zahir berharap agar seluruh jamaah calhaj asal Kabupaten Batubara yang tergabung dalam Kloter 18 Embarkasi Medan tetap menjaga kesehatan, kekompakan serta saling bantu selama menjalankan rukun islam yang ke lima itu.

“Doakan masyarakat dan Pemerintahan Kabupaten Batubara semoga aman, tertib dan kondusif dalam lindungan Allah SWT, doakan daerah ini menjadi lebih baik. Doakan juga Zahir dan Oky tetap Akur langgeng untuk membangun Kabupaten Batubara, agar tidak terpecah belah sebagaimana isu yang diluar sana”, ujarnya didampingi para pejabat OPD dan ketua DPRD Selamat Arifin

Zahir mengucapkan selamat jalan semoga para jamaah calhaj mendapat lindungan dari Allah SWT dan lancar dalam pelaksanaan ibadah rukun islam yang ke lima itu hingga memperoleh predikat haji Mabrur ketika pulang nanti.

,”Jamaah haji adalah devisa, jagalah nama baik daerah ini dan Indonesia, semoga selamat sampai tujuan dan selamat pula kembali ke tanah air “,harap Zahir.

Menurut catatan, rincian Calhaj asal Batubara setiap kecamatan berbeda, yaitu 40 orang dari Kecamatan Tanjung Tiram, 33 orang Kecamatan Talawi, 46 orang Kecamatan Medang Deras, 57 orang dari Kecamatan Lima Puluh, 55 orang Kecamatan Air Putih, 60 orang Kecamatan Sei Suka dan 23 orang asal Kec Sei Balai.

Dari jumlah itu, ditambah 7 orang petugas haji daerah dan perawat.

Sementara itu, Dua orang calon jama’ah haji yang gagal berangkat dan satu lagi menolak untuk disuntik vaksin Maningitis

“Saya bilang pada petugas, buat berita acara yang yang gagal berangkat karena menolak disuntik vaksin. Kita tidak mau disalahkan jika terjadi apa-apa yang menolak divaksin, karena ini salah satu persyaratan untuk diberangkatkan ke tanah suci.

Zahir juga mengharapkan agar petugas ibadah haji bersabar melayani jamaah calon haji, karena jamaah ini adalah orang-orang pilihan Allah yang diundang ke tanah suci Makkah.

Reporter: Supriadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini