08/17/2022
Post Visitors:54

FBN – KABUPATEN BEKASI || Orang tua bayi Aishwa Nahla Izzatunnisa sampai saat ini masih kebingungan mengenai nasib anaknya yang belum mendapatkan ruangan nNeonatal iInsentive Care Unit (NICU).

Padahal, Aishwa mengalami kelainan jantung dan harus segera dirawat di NICU, Hingga detik ini, bayi perempuan yang lahir pada 27 Agustus 2020 masih dirawat di RS Tiara Babelan dengan perawatan seadanya.

Ahmad Fauzi, ayah Aishwa, sudah mencoba berbagai cara agar anaknya dapat di rawat di ruangan NICU, tapi belum ada kepastian hingga saat ini, Jumat (11/9/20).

Setiap rumah sakit yang disambangi, pihak rumah sakit selalu mengatakan bahwa ruangan NICU penuh ? Keluarga telah mencoba ke RSAB Harapan Kita, RSPAD Gatot Soebroto, RS Jantung Jakarta, RS Cipto Mangunkusumo, RS Tarakan, dan seluruh rumah sakit yang ada di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, namun dengan ucapan yang sama, “ruangan NICU penuh”.

Aishwa berhak hidup sehat dan mendapatkan perawatan dan jaminan kesehatan dari pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Aishwa sejak dilahirkan sampai hari ini belum pulang kerumah dan sekarang masih di Rumah Sakit Tiara Babelan.

Pihak Keluarga ingin sekali melihat senyum manis putri Aishwa yang kini terhalang alat bantu pernapasan seperti CPAP dan Regulator Oksigen.

Dengan segala hormat, pihak keluarga meminta Bupati Bekasi dapat memberikan bantuan yang terbaik demi Aishwa, agar bayi mungil tersebut dapat hidup layak seperti layaknya bayi mungil pada umumnya. ( Devied)

*Kontak Keluarga*

+62 812-1309-8897 – Heri (Paman Bayi)

+62 858-9101-0935 – Ahmad Fauzi (Ayah Bayi)

Alamat: Desa Babelan Kota, RT 15/03, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

%d blogger menyukai ini: