Bupati Bojonegoro Dinilai Kurang Merakyat, “Masyarakat Bingung Salurkan Aspirasi”

BOJONEGORO, FOKUS BERITA NASIONAL | Tergantinya kepemimpinan di Kabupaten Bojonegoro, dari Suyoto (mantan bupati) ke Anna Muawanah untuk mempimpin Bojonegoro membuat masyarakat Bojonegoro bingung untuk menyampaikan aspirasinya. Senin (8/7/19).

Kedekatan Anna Muawanah kepada masyarakat Bojonegoto sebagai Bupati Bojonegoro sangat jauh berbeda dengan Suyoto yang biasa di panggil sapaan akrabnya (kang yoto) dengan masyarakat.

Dialog fublik yang sering di lakukan oleh kang Yoto setiap pada hari jum’at untuk mendengar dan menampung aspirasi masyarakat, kini sudah tidak ada lagi dan terasa sudah terbunuhnya hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya.

Menurut masyarakat Bojonegoro saat mengobrol dengan awak media fokus berita nasional pun mengatakan, sungguh berbeda di saat kepemimpinan kang Yoto dengan bupati sekarang (Anna Muawanah), kang Yoto pada waktu menjadi bupati, jauh lebih merakyat meskipun dia orang no satu (1) di Bojonegoro, tetapi terkesan tidak ada perbedaan Kasta, Suku, Ras dan Golongan.

“Masyarakatpun bisa langsung bertatap muka untuk menyampaikan secara langsung aspirasinya, dan selalu di tanggapi dengan cepat.”

Berbeda dengan Bupati sekarang Anna Muawanah yang terkesan tidak tanggap dengan keluh kesah dan aspirasi masyarakat Bojonegoro, dan dinilai kurang bermasyarakat.

Reporter: Rangga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *