08/11/2022
Post Visitors:21

FBN – TAPANULI SELATAN || Upacara penaikan bendera peringatan HUT RI ke 75 thn, dilaksanakan secara sederhana di halaman kantor Bupati Tapanuli Selatan, Senin ( 17 / 08 / 2020 ) Kab. Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Usai melaksanakan upacara di Lapangan Parade Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan pagi hari secara terbatas dan sederhana, Bupati Tapsel bersama Forkopimda Tapsel mengikuti upacara peringatan detik-detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI ke-75 tahun 2020 secara virtual, di Aula Sarasi II, lantai III, Kantor Bupati Tapsel, Senin (17/8) Kab. Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Mengikuti upacara bendera secara virtual di halaman Istana Merdeka Jakarta, dengan Inspektur upacara (Irup) Presiden RI Joko Widodo, diikuti juga secara virtual oleh Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu, SH, Wakil Bupati, H Aswin Efendi Siregar, Ketua DPRD Husin Sogot Simatupang, Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj SH SIK MH, Kajari Tapsel Ardian, SH, Ketua Pengadilan Negeri Padangsidimpuan Lucas Sahabat Duha, SH, MH, Ka. BNNK Tapsel AKBP Siti Aminah Siregar, Kasdim 0212/TS, Wadanyon 123/RW, Sekdakab Drs. Parulian Nasution dan para Pimpinan OPD se Tapsel.

Terlihat dilokasi, ada yang berbeda pada peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dimana ada pembatasan dan jarak peserta upacara, pasukan pengibar bendera juga berjumlah 3 orang akibat dampak pandemi Covid-19.

Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu, SH usai mengikuti upacara detik-detik proklamasi secara virtual mengatakan, walau peringatan tahun ini begitu sederhana akan tetapi tidak mengurangi makna dari peringatan HUT kemerdekaan RI Ke-75 tahun ini.

“Apalagi kita sebagai orang beragama walaupun didalam suasana apapun kita harus tetap bersyukur kepada sang pencipta yakni Allah SWT. Kemudian sepahit apapun suasana kita tidak boleh lupa akan sejarah berdirinya bangsa ini,” tegasnya mengingatkan.

Semangat pun tidak boleh kendur, apalagi kepada generasi muda kita yang disebut dengan generasi millenial dan ahli waris pemilik masa depan sesuai cita-cita pendiri bangsa. Jadi jiwa patriotisme, nasionalisme, dan idealisme harus tidak boleh pudar, begitu juga semangat persatuan dan kesatuan harus tetap terjaga agar Indonesia menjadi negara maju yang siap bersaing dengan negara lain, tegasnya menyemangati.

“Sebagaimana yang tadi sama-sama kita dengarkan, apa yang dibacakan oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, yang diakhir teks proklamasi disebutkan atas nama bangsa Indonesia Soekarno-Hatta, Tentu mari sama-sama kita doakan agar mereka ditempatkan yang terbaik disisinya,” ajaknya.

Sorenya, sekitar pukul 17. 05 wib, juga di adakan upacara penurunan bendera secara sederhana. Informasi dihimpun dari Humas dan Protokol Tapsel. ( FBN 050 )

%d blogger menyukai ini: