Calon Jemaah Haji OKU Kecewa, “Proses Pencabutan dan Pembatalan di Persulit”

56

OGAN KOMERING ULU, FOKUS BERITA NASIONAL.COM | Calon Jemaah Haji di Ogan Komering Ulu, dalam proses Pembatalan dan Pencabutan jemaah haji yang mengalami sakit, prosesnya berbelit belit (terkesan dipersulit), ini terjadi kepada Calon Jemaah Haji asal Ogan Komering Ulu (Oku) yang bernama Samsu (63 th) asal Desa Lekis Rejo Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten Oku.

Setelah mendaftar haji pada tahun 2012 lalu, Samsu mengalami sakit yang berkepanjangan sejak dua tahun terakhir, hal ini dikatakan Samsu kepada Fokus Berita Nasional (4/4/2019). – menurut Samsu, ia bersama istrinya Boti yanti (50 th) mendaftar haji pada bulan Desember 2012 melalui pendamping yang bernama Selamat (masyarakat biasa) di Kemenag Oku, setelah menerima berkas hasil pendaftaran, bernomor Porsi Samsu No. 0600117239, Boti Yanti No. 0600117238. – Namun karena saya sakit tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan haji, maka saya mengurus Pembatalan dan Pencabutan sebagai Calon Haji.

Namun apa yang saya dapatkan semua penuh dengan kekecewaan, karena Selamat (pendamping) yang seharusnya membantu malahan tidak perduli, sampai sekarang tidak memberikan Surat Bukti Stor Bank/ No Porsi yang masih dia pegang. Sehingga pihak Kemenag OKU belum bisa melanjtkan proses Pembatalan dengan alasan belum ada Surat Nomor Porsi “coba tanya dengan pendampingnya Selamat minta Bukti Stor Bank /SPIH ” tutur sumber di Kemenag OKU.

Sementara Selamat selaku Pendamping beberapa kali dihubungi pihak keluarga Samsu melalui Handphonnya tidak pernah aktif. Mewakili Kepala Kantor Kemenag OKU / Urusan haji yang tidak ingin disebutkan namanya kepada pihak keluarga dari Samsu yang didampingi Wartawan Fokus Berita Nasional (9/4) mengatakan, bahwa Pembatalan bisa ditindaklanjuti asalkan persyaratannya dilengkapi, tutur nya. (Edy FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini