08/16/2022
Post Visitors:27

Barito Utara – FBN | Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Barito Utara (Barut) bertambah empat orang, yakni satu dari Desa Lemo II dan tiga dari Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah. Kini berjumlah 23 orang pasien Covid-19 di daerah ini, berimbang dengan yang sembuh hari ini juga berjumlah empat orang.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Barito Utara, H Siswandoyo, Kamis (09/07/2020) sore mengatakan, “Untuk pasien positif atas nama Ny JM (39) asal Desa Lemo II. Tuan RF (26) asal Kelurahan Melayu. Ny RA (22) asal Kelurahan Melayu dan Ny LD (30) asal Kelurahan Melayu, keempatnya kita rawat di RSUD Muara Teweh, sejak dinyatakan rapid test reaktif beberapa hari yang lalu,” kata H Siswandoyo yang juga Plt Kadis Kesehatan Barito Utara ini.

Plt Kadis Kesehatan juga menyampaikan bahwa ada kabar baik karena empat orang pasien Covid-19 di Barito Utara dinyatakan sembuh, “mereka adalah Ny IK (54, Asisten Administrasi Umum Sekda) asal Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah. Kemudian Tuan RS asal Benangin, Kecamatan Teweh Timur. Ny DL dari Desa Sikan, Kecamatan Montallat dan Tuan BG dari Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah”. Terangnya.

Berdasarkan data terkini pada Gugus Tugas Covid-19 Barito Utara memperlihatkan, bahwa jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 56 orang, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP atau reaktif rapid test) 35 orang, dan Positif Covid-19 sebanyak 23 orang.

Dikatakan Siswandoyo dari 23 pasien Covid-19 tercatat sedang dalam perawatan 11 orang, sembuh 10 orang, dan meninggal dunia dua orang.

“Dan jika dilihat berdasarkan wilayah, Kecamatan Teweh Tengah menduduki urutan pertama sebanyak 19 orang dan Kecamatan Teweh Timur satu orang dan Kecamatan Montallat tiga orang, sedangkan untuk Kecamatan lainnya di daerah ini tidak ada pasien positif”,tambahnya.

Siswandoyo juga mengatakan bahwa berdasarkan hasil rapid test di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barito Utara dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) hasilnya semua non reaktif.

“Alhamdulillah hasil Rapid Test yang dilakukan di Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil hasil semuanya Non Reaktif. DLH sebanyak 68 orang, dan Disdukcapil tiga orang,” pungkas Siswandoyo mengakhiri wawancara (arf)

(Reporter : Leny)

%d blogger menyukai ini: