Dengan Modus Masuk Kerja Dan Garap Sawah Bengkok , Sekdes Pulo Sari Dilaporkan Kepolsek Cibuaya

76

Kab. Karawang – FBN | Pada tahun 2016 Carli Iskandar yang akrab dipanggil ( uleng ) Oknum Sekdes Pulosari” Kecamatan Talagasari Kab. Karawang,dengan” kasus dugaan penipuan dengan dalih mampuh memasupkan menjadi Bidan PTT di RSUD Karawang, dengan uang sebesar Rp.25.000.000,00, sebut saja korbannya,LIA ponakan Bidan Unasih warga dusun dongkal Rt.003/003 Desa Dongkal Kecamatan Pedes Kab. Karawang.mengungkapkan kepada media FBN pada ( 17/10/19 ).

Berawal Carli Iskandar (uleng) mengatakan kepada korban , pamannya Ibu Wakil Bupati (Wabup) Karawang sangat membutuhkan Bidan PTT untuk di RSUD Karawang dengan kurun waktu satu minggu, bisa langsung masuk kerja di RSUD menjadi Bidan PTT,dengan uang sebanyak tersebut, namun sampai saat ini,korban tidak bekerja,korban sempat ke rumahnya namun hanya janji saja , dengan dalih lagi di urus Wakil bupati (Wabup),menuturkan perkataan carli”,

Berjalannya waktu pada tahun 2019 , korban pun sempat melaporkan kepada POLSEK PEDES , namun korban belum ada kabar kelanjutan dari pihak yang berwajib atas peloporannya , sehingga menimbulkan pertanyaan besar bagi pihak korban.

Di temukan kembali korban yang di lakukan oleh oknum sekdes pulosari”carli iskandar” korbannya Kepala Desa Jayamulya Kecamatan Cibuaya,sambungnya,

Informasi sudah di laporkan ke polsek cibuaya,sudah menjadi tersangka”kata korban” mohon kepada Kapolsek Cibuaya nanti setelah oknum sekdes pulosari tertangkap mohon korban di undang,pungkasnya Bidan Unasih kepada media FBN ( 21/10/19 ).

Sementara” Adi Asikin Kepala Desa Jayamulya Kecamatan Cibuaya Kab. Karawang, yang menjadi korban oknum sekdes pulosari,pada 09 Juni 2018 kedatangan Sekdes Carli Iskandar dengan H.Darmo Endang Suami Hj.N. Rasmi Kepala Desa Pulosari,dengan alasan untuk menyewakan/ kontrak sebidang tanah sawah Bengkok milik Aset Desa Pulosari + 10.000 M2.

Setelah ada kesepakatan kedua belah pihak dibuatkan surat perjanjian sewa/kontrak tanah sawah bengkok milik desa pulosari, dengan kesepakatan perjanjian,menggarap selama 9 ( Sembilan ) musim terhitung dari mulai musim tanam awal tahun 2019 sampai dengan musim tanam awal 2023.dengan uang sebesar Rp. 36.000.000,00, yang disaksikan/diketahui, H.Ita Warsita Kepala Desa Cibuaya beserta Hj.N.Rasmi Kepala Desa Pulosari Kec. Telagasari. ungkapnya kepada, media FBN.

Dilain waktu awal tahun 2019 kami mau menggarap tanah sawah bengkok tersebut, namun dipertahankan/ tidak bisa menggarap,”menurut H. Asnawi tanah sawah bengkok asset desa pulosari masa kontraknya masih lama ungkap h.asnawi kepada adi.

Lalu bersama kaur trantib menyambangi rumah kades Hj.N.Rasmi di Pulosari,H.Darmo Endang dan Sekdes Carli pada kumpul, setelah di sampaikan bahwa tanah sawah bengkok tidak bisa digarap, pasalnya menurut keterangan H.Asnawi, kontraknya belum habis,

Sementara Sekdes Carli mengatakan kepada Kades Adi,masalah uang sebanyak tersebut, jangan menananyakan kepada H.Darmo Endang / ke Kades Hj.N,Rasmi,semua itu saya yang akan mengembalikan, dengan kurun waktu satu minggu dari mulai hari sebanyak uang tersebut dikembalikan”kata carli” kepada kades Adi.

Dilain waktu pada waktu yang di janjikan ditentukan sekdes carli,kami menyambangi kerumahnya, sekdes carli namun tidak ada di rumahnya, hingga kami beberapa kali kerumahnya, tidak pernah ketemu,kata adi sempat bertanya-tanya ketetangganya, menurut nya Sekdes Carli itu Pamannya Ibu Wabup Karawang,

Menurut “adi sekdes carli tidak ada kabar kapan untuk mengembalikan uang sebanyak tersebut, tidak ada penjelasan,”kata adi” pada 04 April 2019 kami Lapor Polisi dengan No.LP/B-06/IV/2019/Sek.Cibuaya

Kemudian media FBN menyambangi Kapolsek Cibuaya,saat komfirmasi Kanit Reskrim AIPTU Asep Bekti diruang kantornya,saat di komfirmasi terkait laporan polisi pelapornya” Adi Asikin Kades Jayamulya Terlapor Carli Iskandar Oknum Sekdes Pulosari Kec. Telagasari – Karawang,(17/10/19)

Menurut kanit Reskrim Polsek Cibuaya kami sudah melayangkan surat panggilan ke 1 pada 13 juli 2019 ,kepada Terlapor,Alhamdulillah kopatif Terlapor datang untuk didengar keterangannya setelah di BAP terlapor mengakui isi dalam surat perjanjian sewa/kontrak tanah sawah bengkok aset desa pulosari, tersebut, dalam isi surat perjanjian yang ia tanda tangani diakui,setelah di BAP terlapor masih dalam penyidikan di ijinkan untuk pulang,sambung kanit,

Pada 30 Juli 2019 kami layangkan panggilan ke 2 agar menghadap pada 06 Agustus 2019 untuk didengan keterangannya sebagai Tersangka dalam perkara tindak pidana’ Penipuan Jo Penggelapan
Sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 Jo pasal 372,

Sehubungan terlapor tidak ada di rumah, surat panggilan kami serahkan kepada RT. Tasim yang ia tanda tangan surat panggilan yang ia terima,namun tersangka tidak datang,”kata kanit” kami menunggu perintah Kapolsek kapan agendanya untuk menjemput tersangka pungkasnya.

Reporter : ( A.Rachmat )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini