08/11/2022
Post Visitors:23

FBN – Merangin || Dua hari ini publik Merangin cukup heboh karena
calon Gubernur Jambi nomor urut 3 Al Haris diperiksa Bawaslu atas dugaan mobilisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pilkada Serentak 9 Desember lalu.

Padahal hal tersebut tidak benar adanya. Kedatangan paslon nomor 3 itu tak lain dan tak bukan hanya mengklarifikasi agar tidak ada lagi kecurigaan yang terjadi karena Pilkada telah usai.

“Iya, begini kedatangan saya kesana untuk mengklarifikasi dan menjelaskan bahwa Pilkada ini udah Clear and Clean. Agar tidak terjadi kecurigaan kecurigaan baik terhadap KPU dan Bawaslu,” kata Al Haris saat di bincangi media ini Minggu (27/12/2020) pagi.

Terkait pemanggilan ini, Al Haris sangat mengapresiasi dan mendukung langkah langkah dan kebijakan yang diambil Bawaslu terkait Pilkada Jambi, termasuk langkah langkah Paslon lain yang ingin ke MK.

“Kita sama sama tau, MK itu adalah ruang bagi paslon yang merasa di rugikan dan merasa tidak puas. Meski demikian, sebagai warga negara dan calon Gubenur kita harus menjadikan contoh yang baik, agar Pilkada Jambi ini jelas dan terang benderang ke Publik,” imbuhnya.

Saat ditanya, terkait tudingan jika dirinya memmobilisasi ASN Merangin di Pilkada hingga dipanggil pihak Bawaslu? Al Haris menegaskankan dirinya tidak pernah mengerakan PNS di Merangin.

“Demi Allah, saya tidak pernah menggerakan ASN Merangin di Pilkada ini. Untuk diketahui, paslon lain ada surat teguran dari KSN, kalau Kabupaten Merangin alhamdulilah tidak ada,” imbuhnya lagi.

Bagi Al Haris dirinya siap dipanggil kapan saja oleh Bawaslu di Provinsi Jambi untuk mengkarifikasi bila di butuhkan.

“Kita siap dipanggil Bawaslu di Jambi untuk meng clearkan apa yang menjadi tuduhan,” tandasnya.

(Peri)

%d blogger menyukai ini: