11/27/2022
Post Visitors:72

FBN – Kabupaten Bekasi || Viralnya dipemberitaan salah seorang oknum kades di Kabupaten Bekasi yang di duga telah melakukan penganiayaan kepada salah satu warganya RO (49), sehingga terjadi pelaporan ke Resort Metro Bekasi dengan Laporan Polisi Nomor : LP/ 1189/ 833 – SPKT / K / XI / 2020 / Restro Bekasi, tanggal 09 November 2020.Berdasarkan Informasi yang di himpun, fokusberitanasional.netmendatangi kediaman DR selaku Oknum Kades Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, namun terlihat sepi dan kosong.Menggali informasi dari beberapa warga, ternyata DR sedang ada di kediaman saudaranya, saat di kediaman saudaranya terlihat ada beberapa Kades dan Pengurus APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Bekasi di Kp. Alas Malang, Desa Srimahi.Jaut Sarjawinata Selaku Sekjen APDESI Kabupaten Bekasi menyampaikan kebaradaan ada di lokasi ingin bersilaturahmi, dan memberikan Suport bagi Kades Srimahi yang sedang tersandung permasalahan dengan warganya.”Kami dari APDESI yang pertama silaturahmi karena kami rekan seprofesi, karena kami punya rasa satu nasib dan beban yang sama, kita memberikan dukungan moral dalam situasi seperti masa kita jauhi.”Ujarnya Sekjen APDESI.Kamis (12/11/2020).Dirinya menilai yang terjadi dengan Kades Srimahi adalah permasalahan internal keluarga, dan berharap untuk tidak dibesar besarkan.”Ini menyangkut warga dengan kepala Desanya, jangan terlalu di besar besarkan karena ini Keluarga, artinya masyarakat dan kepala desa adalah eluarga besar.”Terangnya.Dirinya berharap Permasalahan ini semoga segera di mediasikan dengan menempuh jalur kekeluargaan, agar cepat selesai sehingga tidak melebar kemana mana.Disindir terkait adanya Bantuan Hukum dari APDESI, dirinya memaparkan sampai saat ini belum ada arah kesana, kita tidak melibatkan lembaga bantuan hukum karena dinilai ini adalah permasalahan keluarga saja.”Man to man saja secara kekeluargaan, kita namanya sesama manusia pasti punya hati lah, apa lagi sebelumnya ada kedekatan khusus.”Ucapnya.”kita berupaya sepenuhnya agar ini terselesaikan secara keluarga, namanya manusia ada hilap ada salahnya juga, mudah mudahan ini menjadi pelajaran bagi semua khususnya kepala desa umumnya untuk yang lain.Pungkasnya Jaut.Hal senada juga diungkapkan oleh Iim Imanudin atau sering di sapa Lurah Pitung selaku pengurus APDESI Kabupaten Bekasi, dirinya berharap agar bisa terselesaikan secara Keluarga.”kita kasih suport dan dukungan, berharap agar permasalahan yang ada terselesaikan dengan secara Keluarga.”Ujarnya.Ditempat yang sama awak media mencoba Konfirmasi DR dengan perihal yang terjadi, namun dirinya tidak banyak komentar dengan permasalahan yang ada.”Mohon dukungan dan doanya agar permasalahan ini cepat selesai itu yang saya harapkan, mudah mudahan cepat selesai mohon doanya terimakasih.”Ujarnya DR.Sampai berita ini di tayangkan belum ada kejelasan dari DR, dengan dugaan kasus penganiyaan terhadap warganya.Reporter : (**Tif)

%d blogger menyukai ini: