Menu

Mode Gelap

Fokus Hukum & Ham · 31 Des 2021 18:34 WIB ·

Diduga Gunakan Tanah Wakaf, Warga Desa Pakuon Desak Penegak Hukum Proses Kades Pakuon


					Diduga Gunakan Tanah Wakaf, Warga Desa Pakuon Desak Penegak Hukum Proses Kades Pakuon Perbesar

Wakaf tersebut memiliki luas sekitar 725 M2 yang berada di jalan Kingkung arah Cibodas, Blok Cijeler Nomor 54a Desa Pakuon Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur.

FOKUS BERITA CIANJUR – Kapala Desa Pakuon H.Abdulloh diduga telah menyalahgunakan tanah Wakaf pemberian orang Arab Saudi kepada Masyarakat Desa Pakuon, tanah wakaf sarana Pendidikan Agama sekarang menjadi kandang Ayam dengan dalih untuk kepentingan Bumdes, namun dalih tersebut tidak memiliki dasar dari warga atau persetujuan warga. Jumat (31/12/21).

Wakaf tersebut memiliki luas sekitar 725 M2 yang berada di jalan Kingkung arah Cibodas, Blok Cijeler Nomor 54a Desa Pakuon Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur.

Saat ini berdiri bangunan kandang ayam dan terpasang plang Bumdes. warga merasa adanya penyalahgunaan wewenang dan Kades telah melawan secara hukum atas tanah wakaf yang di jadikan peternakan ayam oleh Kades tanpa melalui musyawarah dengan warganya.

Hal ini memicu warga untuk melaporkan kepihak terkait, selain tidak adanya musyawarah, Kades juga terkesan Arogan tidak menganggap adanya Kadus, Rw dan Rt dilingkungan tersebut.

Warga menyatakan keberatan dengan membuat surat pernyataan yang ditandatangani sekitar 62 orang dan akan disampaikan secara jalur Hukum, agar hal ini ditindak sesuai Hukum yang berlaku kepada pihak terkait.

Wakaf yang di berikan ini telah sah secara Administrasi melalui Badan Wakaf Kepala urusan Agama Kecamatan Sukaresmi, pada tahun 2014 kepada Kepala Desa Pakuon Herman Hidayat dan disaksikan warga setempat untuk di amanahkan menjadi Lembaga Pendidikan.

Kades Pukon selain diduga menyalah gunakan tanah hibah, dirinya juga diduga telah menyalah gunakan dana BUMDES. Angaran Dana bundes diduga buat cari lahan atau beli lahan.

Anggaran tersebut di gunakan buat membangun kandang ayam di tanah hibah tanpa ada Musdus atau Musdes, sehingga warga desa Pakuon meminta pihak yang berwenang menindak tidakan kades yang diduga bertindak secara sepihak. Pungkas warga yang belum mau disebutkan namanya.

Redaksi FBN Saat mengkonfirmasi kepala Desa Pakuon melalui WhatsApp, Jumat (31/12/21) Tidak memberikam tanggapan atau statmemt, hingga berita ini ditayangkan…Bersambung (R3d)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Walikota Padang Sidempuan Hadiri Pelantikan Pejabat Administrator Dan Pengawasan Di Lingkungan Pemko Padang Sidempuan

28 Januari 2022 - 17:15 WIB

Tempat Hiburan Malam “THM” Kingsman Internasional Bekasi, Diduga Di Back-Up Oleh Oknum Satpol PP

28 Januari 2022 - 15:29 WIB

Satu Tahun Kapolri : Setapak Perubahan Untuk Mewujudkan Polri Yang Presisi

28 Januari 2022 - 13:20 WIB

Kapolda Sumsel Didampingi Direktur Kriminal Khusus dan Direktur Kriminal Umum Menerima Sertifikat Penghargaan dari Kementerian Pertanian RI

27 Januari 2022 - 19:31 WIB

Tim Biro Rena Polda Riau Lakukan Study Kelayakan Peningkatan type Polsub Sektor Gunung Toar dan Polsub Sektor Inuman Menjadi POLSEK

27 Januari 2022 - 19:20 WIB

DPRD Kabupaten Banjar Tukar Pikiran Tata Kelola Pemerintahan dan Pembangunan

27 Januari 2022 - 18:59 WIB

Trending di Advertorial