Diduga Keracunan Ikan Pindang, Polsek Sindang Barang Periksa Tiga Wanita Lanjut Usia

57

CIANJUR, FOKUS BERITA NASIONAL.COM | Peristiwa keracunan masal pada hari Jumat, (21/06/19) yang sempat menghebohkan masyarakat, di Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, di duga akibat memakan pindang ikan mas, yang dijual oleh warga Sindangbarang sewaktu ada acara samen/kenaikan kelas di SDN Ciseureuh pada hari Rabu (19/06/19) yang dihadiri oleh semua orang tua murid.

Jajaran Polsek Sindangbarang bersama jajaran Polres Cianjur langsung bertindak cepat dan melakukan penanganan. memanggil, dan memeriksa ketiga penjual pindang ikan mas tersebut.

Adanya pemanggilan dan pemeriksaan ke-tiga penjual pindang ikan mas itu dibenarkan oleh AKP. Nandang Kapolsek Sindangbarang, sewaktu dihubuhgi Awak media. Mingu (23/06/19) via telpon WhatsApp.

“Ke-tiga wanita penjual pindang ikan mas sudah dimintai keterangan, dan dari hasil keterangannya dia menjelaskan, bahwasanya, mereka memasak ikan seperti biasanya yang setiap hari mereka jual, ikan yang mereka beli masih dalam keadaan segar dan bukan ikan yang sudah mati atau membusuk kemudian mereka masak,” Katanya.

Sambung AKP. Nandang, menurut ketiga pedagang pindang ikan mas menjelaskan, bahwa dirinya merasa heran, dengan adanya kejadian keracunan disebabkan oleh Pindang yang dijualnya.

“Padahal sebelum dibawa ketempat samen/kenaikan kelas, sekolah SDN Ciseureuh untuk dijual, tetangga dekat rumahnya membeli Pindang ikan mas yang dimasaknya dan tetangganya tidak apa-apa sampai sekarang,” Kata Kapolsek menirukan bahasa ketiga pedagang pindang.

Masih menurut AKP. Nandang, Kita ikuti aturan hukum yang di laksanakan dan terus berkoordinasi dengan Polres, karena ketiga penjual pindang tersebut semuanya ibu-ibu yang sudah lanjut usia, sehingga menerapkan hukum juga harus arip dan bijaksana, Ujarnya.

“Identitas pedagang pindang ikan mas EEM (55) dan Nurhasanah (44) juga Jueriah (50) ketiganya masih warga kecamatan Sindagbarang. Setelah diperiksa seharian, ketiga penjual ikan mas ini sementara kita kembalikan dulu kerumahnya masing-masing, karena melihat faktor usia dan kondisi fsikisnya, karena ketiganya sebagai warga setempat. Juga tidak di hawatirkan melarikan diri,” Tandasnya.

AKP. Nandang menjelaskan, Kalau Barang Bukti (BB) pindang sisanya sudah kami serahkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Cianjur untuk dilakukan penelitian.

“Kita tunggu hasil penelitian dari Dinas Kesehatan, mungkin bisa seminggu bisa juga dua mingu lamanya, Nanti dari Dinas Kesehatan akan memberitahukan hasil penelitian dari laboratorium. kalau menyatakan positif, maka kami akan melakukan pemanggilan kembali kepada ketiga ibu-ibu pedagang pindang ikan mas itu,” Pungkasnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini