Diduga Korupsi ADD, Warga Sukaraharja Datangi Kantor Lembaga KPK Cianjur

56

CIANJUR, FOKUS BERITA NASIONAL.COM | Lemabaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. didatangi beberapa warga desa Sukaraharja Kecamatan Kadupandak Kabupaten Cianjur. Kamis (28/03/2019).

Warga yang mengadukan atas tingkah dan polah Kepala Desa Sukaraharja, tidak bisa membuat warganya merasa bangga, yang ada malah membuat warga menjadi geram apa lagi selama beberapa tahun silam Kades (JH) menjabat sebagai kepala desa, diduga banyak mengunakan angaran negara yang masuk ke desanya. dugaan kuat Kades (JH) banyak mengunakan anggaran Dana Desa (DD) untuk kepetingan pribadi ” uangkap Holil.

Bahkan Holil dan masyarakat lainya sampai mengadukan dugaan adanya tindakan Korupsi anggaran Dana Desa, yang dialokasikan untuk perbaikan jalan. Holil dan masyarakat sebelumnya telah ada kesepakatan dengan pihak Pemerintah Kecamatan dan juga (JH) pada tahun 2016, untuk menunggu perbaikan kinerja di desa Sukaraharja, dan sampai pada saat ini kinerja (JH) sebagai kepala desa tidak ada perubahan yang positiv. Bahkan sejumlah jalan malah tambah rusak parah, hasil pengerjaan jalan hanya mampu bertahan selama enam bulan, terang Holil kepada Fokus Berita Nasional.com Kamis (28/03/2019).

“Saya dan masyarakat telah menunggu kinerja (JH) dan ternyata sampai saat ini tidak pernah ada kinerja yang benar-benar nyata dan di kerjakan dengan serius. proyek jalan yang sudah selesaipun hanya bertahan enam bulan, dan sampai sekarang tidak pernah ada lagi perawatan dari pihak desa, sehingga menimbulkan kemurkaan, yang berujung melaporkan kepada pihak yang berwajib,” ujarnya.

Masyarakat Desa Sukaraharja juga tetap memonitoring kinerja Desanya yang sampai saat ini tidak ada tindakan dari pihak penegak hukum usai adanya pelaporan tersebut, ucap Kholil. sementara masyarakat berharap adanya perbaikan jalan-jalan yang sudah terlihat rusak parah.

“Saya dan masyarakat akan tetap melaporkan, karena sudah tidak ada lagi sisi baik kinerja (JH) di Desa Sukaraharja, dan masyarakatpun sudah benar-benar jengkel melihat kinerjanya. sampai sampai warga melaporkannya kepada pihak kepolisian dan juga mendatangi kantor Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi LKPK Kabupaten Cianjur.

Dikatakan Pudin Ariwibowo sebagai ketua Lebaga KPK Cianjur, kami sangat miris dengan adanya aduan dan penyampaian langsung atas kedatangan warga desa Sukaraharja, atas kinerja kepada desa (JH) yang dinilai buruk oleh warganya.

Hal ini menjadi catatan serius, dan menjadi bahan kajian kami untuk melakukan pendalaman dengan beberapa bukti atau berkas yang di bawa oleh warga. bahasa yang di terangkan oleh Holil dan warga lainnya, terkait kinerja seorang kepala desa (JH) dan yang lebih membuat Pudin heran, “hukum terkesan tajam kebawah dan tumpul ke atas” padahal hukum itu jelas dan dimata hukum, tidak ada yang namanya tebang pilih, terang Pudin. (Red-FBN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini