Diduga Mencurian Besi Ulir, Pemulung Tewas di Hajar Dua Satpam Proyek Kereta Api Cepat di Cikarang Selatan

54

BEKASI, JAWA BARAT | Pemulung yang di duga Pelaku pencurian besi ulir, Wanto (40) tewas di duga dianiaya dua orang satpam Proyek Pembangunan Kereta Cepat di dalam Tol KM 31,200 Desa Pasir Sari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, yang dikelola oleh PT.Synohidro. Yakni Saman (33) dan Samin R (29).

Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Selatan, Kompol Alin Kuncoro, Spd mengatakan, kejadian di jelaskan kedua saksi Zaini dan Ardiansyah bahwa peristiwa terjadi pada Rabu, 12 Juni 2019, Wanto melakukan aksi pencuriannya di Proyek Pembangunan Kereta Cepat di dalam Tol km 31,200 Kabupaten Bekasi. Saat itu, Wanto dipergoki kedua satpam proyek tersebut.

“Saat korban melakukan pencurian barang, diintai dan di teriaki kedua pelaku yang bertugas sebagai penjaga keamanan di proyek pembangunan tersebut,” ujarnya pada Aktualindonesia.com, Sabtu (15/6/2019).

Menurut Alin, Wanto (korban), kata dia, lalu dikejar kedua satpam tersebut hingga sampai di sebuah lahan kosong tidak jauh dari lokasi sekitar 300 M milik PT Trisna Jaya Link, Jalan Kruing Li Kw Delta Silikon,Desa Sukaresmi,kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Disitu, terjadi perkelahian diantara kedua satpam dan pelaku. Sedangkan 1 buah karung berisi 10 batang besi ulir panjang 50 cm ditinggal korban.

“Terjadi perkelahian antara korban (Wanto) dengan pelaku yang mana pelaku sempat menusuk kedua kaki korban dan memukul beberapa bagian tubuh korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” katanya.

Lebih lanjut Alin menjelaskan, bahwa dari hasil identifikasi korban yang dilakukan oleh Unit Ident Polres Metro Bekasi bersama Unit Ident Polsek Cikarang Selatan ditemukan bekas tanda tanda kekerasan dengan benda tajam, di mana betis kiri korban mengalami luka robek dan kaki kanan depan korban juga terdapat bekas luka robek serta ditangan kanan dan kiri korban juga terdapat bekas luka robek serta pelipis kanan dan pundak sebelah kanan luka memar. Selanjutnya untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban,pihak Kepolisian langsung membawa korban ke RS Soekanto Polri Kramat Jati, Jakarta untuk dilakukan autopsi.

Ada pun barang bukti perkara pengroyokan yang berhasil di amankan 1 buah pisau dan sarungnya, 1 helai kaos panjang warna hitam, 1 helai celana pendek warna coklat, 1 buah topi warna hitam putih bertuliskan melania 09 dan 1 unit spd mtr Honda Beat warna putih No.pol : B 4582 FOA.

Sedangkan barang bukti hasil pencurian yang berhasil di amankan 1 buah karung putih berisi 10 batang besi ulir panjang 50 cm. Dan kedua pelaku sudah di amankan di Mapolsek Cikarang Selatan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini