Diduga Proyek Bernilai Rp. 5,786 M. Dikerjakan Mengunakan Dua Unit Molen Kapasitas Kecil

62

Pembangunan Rehabilitasi jalan poros desa (Pordes) simpang Provinsi-Poring Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat. Mendapat tanggapan negatif oleh salah satu warga masyarakat KKLK Tanjung Sari.

Pembangunan rehabilitasi jalan poros desa (Pordes) simpang Provinsi-Poring dilaksanakan oleh CV. HANADIFA ADI PERKASA dengan Nomor kontrak: 620/193/KONTRAK/BM,DPUPR/VII/2019. Nilai kontrak Rp.5.786.816.000,00 terbilang (Lima Milyar Tujuh Ratus Delapan Puluh Enam Juta Delapan Ratus Enam Belas Ribu Rupiah).

Jumain salah satu warga masyarakat KKLK yang juga penggiat Anti Korupsi yaitu wakil ketua DPC-LAKI Kabupaten Melawi mengkritisi tentang sistim pekerjaan yang di laksanakan oleh kontraktor.

Pasalnya proyek yang menelan biaya hampir enam milyar rupiah tersebut dikerjakan hanya menggunakan dua unit molen kapasitas 400L (50 kg) semen katanya senin 19 agustus 2019.

Seharusnya pihak kontraktor menggunakan molen rademik, karena kita tahu kalau menggunakan molen rademik kapasitas adukannya sudah tidak diragukan lagi.

Jumain memaparkan kepada wartawan fokus berita nasional.com, betul mas masa ini proyek nilainya milyaran kerja hanya menggunakan dua unit molen kecil inikan jalan poros mas…ujarnya.

Jumain juga mengatakan kalau dilihat secara kasat mata campurannyapun diduga mengurangi ukuran material,1( satu )molen hanya di isi 1/2 (setengah) sak semen,tiga pungki batu ukuran 3/5 sisanya pasir melulu dan kita kurang tau mutu beton yang digunakan. Padahal kalau kita lihat dari postur jln setidaknya menggunakan beton K.250-K.300 sebab jalan tersebut adalah jalan poros.

Jumain minta kepada pihak yang berkompenten agar memberikan teguran kepada pihak kontraktor agar bekerja disesuaikan kontrak. Kembali Jumain minta kepada pihak TP4 D terjun langsung ke lokasi pekerjaan.

Reporter: Didik Purnomo SH

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini