Diduga Pungli, Seorang Supir Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polres Oku Timur

62

OKU TIMUR | FOKUS BERITA NASIONAL.COM – Diduga melakukan Pungutan Liar (pungli) seorang oknum Polisi dilaporkan ke Propam Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan. Oknum polisi yang diketahui anggota Polres Oku Timur, Sumsel, yang berinisial Brigadir HW, dilaporkan atas dugaan Pungli kepada Supir pengangkut buah durian.

Feri Diansyah (38 th) warga Desa Tihang, Kecamatan Sosoh Buah Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu, mengatakan kepada awak media Fokus Berita Nasional.com. Senin (25/3/2019). Peristiwa yang terjadi pada hari Sabtu, tanggal 26 Januari 2019, pukul 19,00 wib, di jalan Lintas Sumatera Lintas Tengah, Kelurahan Sepancar Lawang Kulon, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Oku Timur.

Kejadian tersebut persis di depan Rumah Makan Pesona Alam Simpang Trans, ketika itu Feri sedang melaju dari arah Baturaja Oku menuju Kota Lampung, di perjalanan didepan RM Pesona Alam Kelurahan Sepancar Lawang Kulon, Kecamatan Baturaja Timur, di stop oleh 4 empat orang tidak dikenal, namun salah satu diantaranya ada yang mengaku sebagai anggota kepolisi berinisial Brigadir HW.

Oknum Polisi tersebut langsung menanyakan surat surat kendaraan, setelah surat kendaraan dipegangnya, HW langsung minta uang sebesar Rp. 200.000,- Feri memberikannya Rp. 100.000, namun HW kembali minta tambah, karena korban merasa ketakutan langsung saja dikasih tambahan Rp. 100.000,- dengan jumlah keseluruhan Rp. 200.000,-. Setelah uang tersebut diterima HW, lalu oknum Polisi tersebut sambil marah marah, mengambil 3 tiga buah durian di dalam mobil Cary Pikup BG 8024 FA yang dikemudikan Fery.

Dengan kejadian itu, korban sangat ketakutan dan melapor ke Polres Oku Timur. Sesuai dengan Laporan Polisi no: PP/01-B/II/HUK.12.10./22019 / Si Propam tgl, 01 Februari 2019. Korban Feri Diansyah, membenarkan atas kejadian dan laporannya itu, “saya harus melaporkan kejadian tersebut ke Propam Polres Oku timur, karena Kartu Anggota oknum Polisi HW tertinggal didalam surat kendaraan saya, ” tuturnya.

Dikatakan Kasi Propam polres Oku Timur, IPDA Hartono (1/2/2019) seperti dituturkan Feri, bahwa ia sudah mengetahui sebelum adanya laporan dari korban dan kami telah periksa Brigadir HW, ia mengakui itu adalah perbuatannya, termasuk Kartu Anggota yang tertinggal di dalam surat kendaraan milik korban, namun pelaku yang diketahui 4 (empat) orang hanya satu orang oknum polisi yakni Brigadir HW, tiga orang lainnya bukan anggota, melainkan masyarakat. Atas dasar pelaporan dari masyarakat yang kami terima, akan secepatnya kami tindak lanjuti, atas dugaan pelanggaran disiplin dan atau kode etik Profesi ditubuh Polri “. ( Edy. FK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini