oleh

Diduga Terima Gratifikasi Mobil, L-KPK Minta Kejaksaan Periksa Salah Seorang Kepala Sekolah

FBN # BEKASI – Menyeruak kabar massifnya geliat pihak ketiga sebagai penyedia barang dan jasa belanja operasional sekolah atau BOS dalam meyakinkan para kepala sekolah sebagai pengguna anggaran langsung, ditengarai menjadi ajang tindak korupsi. Pasalnya, untuk memeroleh kepercayaan kepala sekolah, pihak ketiga tidak sebatas membangun komunikasi. Namun diduga memberikan fee sebagai timbal balik kepada kepala sekolah.

Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) Kota Bekasi, Riand menduga praktik tersebut benar terjadi. Apalagi, Dana BOS kerap menjadi sasaran empuk tindak korupsi.

“Saya menduga hal itu benar adanya. Apalagi, dalam melancarkan aksinya, pihak ketiga bisa saja memberikan fee baik berupa uang atau barang,” ucap Riand kepada media, Rabu(16/6/2021).

Dikatakan Riand, pihaknya terus mendalami geliat pihak ketiga penyedia barang dan jasa untuk sekolah. Dari informasi didapat, ia menduga ada fee suksesi diluar fee belanja seperti uang atau berupa barang.

“Kita dapat informasi ada seorang kepala sekolah diduga menerima uang untuk DP (Down Payment) unit mobil Honda Jazz dari pihak ketiga. Ini masih asas praduga, tetapi kita akan kejar soal ini dan mendorong pihak berwajib turun tangan,” ungkapnya dengan nada geram.

Menurut Riand, pihak berwenang seperti Kejaksaan dan Kepolisian dapat memonitoring pelaksanaan penggunaan Dana BOS disetiap sekolah. Hal ini lantaran ketidakpercayaan masyarakat terhadap Inspektorat Daerah yang dinilai bagian dari internal sistem di pemerintahan itu sendiri.

“Pengawasan akan terus dilakukan oleh elemen masyarakat. Makanya, kita meminta Kejaksaan dan Kepolisian juga turut serta mengawasi dan memonitoring Dana BOS. Sebab, kita kurang yakin dengan penyidik internal pemerintahan setempat,” tandasnya.

Sementara, salah seorang Kepala Sekolah yang diduga mendapat fee berupa satu unit mobil belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi melalui whatsapp.

Hal sama juga, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah belum memberikan komentar saat dikonfirmasi media ini. (R3d)

Komentar

Fokus Berita Nasional