09/24/2022
Post Visitors:45

FBN – ROKAN HILIR || Team investigasi TOPAN-RI Pusat Helman Rokan bersama Team Investigasi TOPAN-RI DPD ROHIL Lukman Nur Hakim mendapati hasil temuan terkait program pemerintah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Sebagai instrumen untuk menyalurkan bantuan adalah E-Warung. Dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media Fokus Berita Nasional. (27/8/2020).

Helman Selaku Team Investigasi TOPAN-RI Pusat mengatakan, ” Begitu banyak E-Warung yang tidak jelas, Gak resmi, siluman, tidak sesuai koordinasi di Rokan Hilir khususnya di kecamatan kubu dan kubu babussalam”. Kata Helman. Ia juga menambahkan, ” Ini ada mafia.

Supliernya mereka yang tahu. Dinas sosial pun tidak bisa tanggap. Nanti kita buktikan, termasuk Oknum Salah seorang Pengusaha bermata sipit Dibagan Siapiapi juga ikut bermain”. Tutup Helman.

Diwaktu yang sama, Lukman Nur Hakim selaku Team Investigasi TOPAN-RI DPD ROHIL juga mengatakan, “betul apa yang disampaikan rekan saya helman. Di Kecamatan Kubu Babussalam itu cuma satu E-Warung yang resmi. Di Kecamatan Kubu tidak ada E-Warung. Dan juga kita mengetahui apa yang terjadi di Pulau Halang muka, pulau halang hulu dan Pulau halang belakang.

Kita tahu Mafia-mafianya, inisialnya itu (WR) salah seorang pengusaha di bagan Siapiapi. Dan satu hal lagi, Siapa TKSK dan siapa PSM terkait BPNT ini”. Jelas Lukman. Ia juga menambahkan, Masalah ini akan ditindaklanjuti jika salah dalam mekanisme pelaksanaan BPNT bisa melanggggar aturan yang telah di tetapkan. “kita akan menindaklanjuti temuan masalah ini.

Jika tidak sesuai mekanisme pelaksanaan maka sanksinya ada yaitu melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif Kepada Pejabat Pemerintahan dan Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah”.Pungkas Lukman. ( Red)

%d blogger menyukai ini: