09/25/2022
Post Visitors:28
Dari 47 tersangka yang ditangkap,35 tersangka diantaranya merupakan pengedar narkoba,12 orang pemakai dan terdapat satu orang bandar narkoba. Sedangkan barang bukti yang disita yakni sabu sebanyak 1349,09 gram, 39 1/2 butir pil ekstasi dan ganja sebanyak 1119,73 gram,”Supriadi,Senin 29/03.2021

FBN – Sumsel || Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi MM mengatakan,untuk ungkap kasus yang dilakukan DitresNarkoba Polda Sumsel dan Polres/Tabes jajaran berhasil mengungkap 38 kasus narkotika serta menangkap puluhan tersangka.

Dari 47 tersangka yang ditangkap,35 tersangka diantaranya merupakan pengedar narkoba,12 orang pemakai dan terdapat satu orang bandar narkoba. Sedangkan barang bukti yang disita yakni sabu sebanyak 1349,09 gram, 39 1/2 butir pil ekstasi dan ganja sebanyak 1119,73 gram,”Supriadi,Senin 29/03.2021

Dijelaskan Supriadi,dari segi kuantitas banyaknya Laporan Polisi LP yang diungkap, Polres Ogan komering Ulu Timur menjadi yang terbanyak dengan 8 LP dan 9 tersangka dan Polres Banyuasin dengan 4 LP dan 4 tersangka,Polres Prabumulih dan Polres Lubuk Linggau masing masing Polres 3 LP dan 5 Tersangka sedangkan Polres Muba Dan Polres Lahat masing masing Polres 3 LP dengan 3 Tersangka ,Polres Okus,2 LP dengan 5 tersangka sedangkan Polres OKI,Polres OKU Polres Mura masing masing Polres 2 LP dengan 2 tersangka, Ditresnarkoba Polda Sumsel 1 LP dengan 2 tersangka ,Polres Pagar Alam,Polres Muara Enim dan Polres Empat lawang masing masing Polres masing masing Polres1 LP dan 1 Tersangka ,tegas Kombes Pol Drs Supriadi,MM sedangkan diminggu ke IV maret 2021 yang Nihil ungkap kasus Narkoba yakni:


1.Polrestabes Palembang
2.Polres Ogan Ilir
3.Polres Pali
Menurutnya, dari barang bukti narkoba yang disita seperti narkotika jenis sabu, ganja dan ekstasi setidaknya aparat kepolisian telah menyelamatkan 13.771 anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba.

Dengan terungkapnya peredaran sejumlah kasus tersebut,Polda Sumsel tidak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk narkoba yang dapat merusak generasi penerus bangsa,”tandasnya

( Sirlani )

%d blogger menyukai ini: