12/03/2022
Post Visitors:70
Proses pemusnahan barang bukti narkoba yang dilakukan langsung oleh Wakil Diresnarkoba Polda Sumsel, AKBP Djoko Lestari, SIK, MM., 04/12/2020.

FBN – Sumsel || Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel gelar pemusnahan barang Bukti narkotika jenis shabu dan pil extasi. Jumat, 04/12/2020.

Wakil Direktorat Reserse Narkoba (selanjutnya disebut Wadirresnarkoba) Polda Sumsel AKBP Djoko Lestari Sik, MM., didampingi Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumsel AKBP Iraliansah, SH., melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis shabu dan pil extasi diruang Ditresnarkoba Polda Sumsel.

Dimana dari hasil ungkap kasus tersebut jajarannya berhasil mengamankan 13 tersangka, berasal dari 10 laporan polisi yang diungkap oleh Ditresnarkoba Polda Sumsel sepanjang bulan Oktober-November 2020.

Dari hasil penangkapan para tersangka yakni D, I, G bin H, AF bin Y, Sah, MK bin Man, L, M, AR, SU dan DO bin IR, K, M, dkk, sepanjang Oktober – November 2020, telah didapat narkotika golongan 1 jenis sabu dan extasi. Dengan begitu jajaran Ditresnarkoba Polda Sumsel telah berhasil menyelamatkan 20.336 jiwa anak bangsa.

Terlaksananya pemusnahan barang bukti narkotika sepanjang bulan Oktober-November 2020, dengan perincian barang bukti yang disita yakni sebanyak 3.090,93 kg shabu dan 895 butir pil ekstasi. Telah digunakan untuk kepentingan laboratorium sebanyak 16.62 shabu, dan extasi sebanyak 7 butir. Ditambah untuk kepentingan pengadilan digunakan sebanyak 74 gram sabu, dan 35 butir pil extasi.

Maka barang bukti yang dimusnahkan menjadi sebanyak 2.999.37 gram sabu serta extasi sebanyak 853 butir. Jadi subtansi bagi jiwa bangsa yang terselamatkan adalah sekitar 20.336 orang.

Wadirresnarkoba Polda Sumsel AKBP Djoko Lestari SIK, MM., dalam acara pemusnahan barang bukti tersebut menjelaskan,

“Dari hasil penyelidikan dan pengembangan jajaran berhasil diamankan sebanyak 13 tersangka. Itu hasil berasl dari 10 laporan Polisi yang diketahui melalui pengembangan yang dilakukan jajaran kami diberbagai tempat dan wilayah. Salah satunya yakni wilayah Prabumulih, Lahat, Banyuasin dan beberapa wilayah basis target penggerebekan yang dilakukan anggota Ditresnarkoba Polda Sumsel.”

“Pada hari ini Jumat 04 Desember 2020 sekitar pukul 11:00 wib, telah berhasil kita gelar pemusnahan barang bukti narkoba sebanyak kurang lebih 2.999.37 gram serta ekstasi sebanyak 853 butir. Jadi subtansi bagi jiwa bangsa terselamatkan sekitar 20.336 jiwa.”

“Dari para tersangka yang kita amankan adalah pemakai dan pengedar yang kita tangkap di wilayah yang berbeda-beda sepanjang bulan Oktober-November 2020 ini.”

“Maka pada hari ini acara pemusnahan barang bukti telah rampung kita lakukan, serta untuk para pelaku kita ancam dengan hukuman sesingkatnya 6 tahun penjara dan ancaman setingginya hukuman seumur hidup,” tegas Wadirresnarkoba Polda Sumsel AKBP Djoko Lestari, SIK, MM., didampingi AKBP Iraliansah, SH.

(Red-Sirlani)

%d blogger menyukai ini: