09/25/2022
Post Visitors:52

FBN – KABUPATEN BEKASI – Kegiatan galian kabel fiber optik disepanjang jalan Raya Pilar- Sukatani, milik PT. Mora Telematika Indonesia (Moratel) sedang dalam tahap pelaksanaan, keberadaan penggalian tersebut menjadi pertanyaan segenap kalangan lapisan masyarakat.

Dikarenakan mengganggu aktifitas warga sekita jalan tersebut,dimana galian itu menutupi akses jalan masuk warga yang berdagang di sepanjang jalan.

Sesuai dengan aturan bahwa penggunaan ruang bahu jalan kabupaten, seharusnya mendapatkan ijin dari Bupati Kabupaten Bekasi.

Namun saat dipertanyakan oleh awak media, mandor (Kepala Tukang) Ino saat di wawancara Hana menunjukkan rekom dari dinas PUPR Kabupaten Bekasi, dan saat di teliti ternyata rekom tersebut sudah mati, karena telah habis masa waktunya.

Ino kepala tukang mengatakan, saya hanya kepala tukang yang tidak paham terkait ijin ijinnya, karena itu urusannya atasan saya, saya hanya ngurusin tenaga kerja saja.” Terangnya Ino saat di lokasi penggalian. Kamis (27/08/2020).

Endang Susana selaku pengawas yang di tunjuk oleh Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, saat di konfirmasi melalui telepon seluler mengatakan.

” Iya kita harus punya toleransi bang, meskipun rekomnya sudah mati biarin saja tetep bekerja, kita punya rasa kasihan bang.”Jelasnya Endang.

Saat ditanya apakah jika rekom sudah mati salah atau tidak..!!, Dirinya mengakui “emang betul salah.”

Rupanya tidak hanya di Jl. raya Pilara _ Sukatani, Pt. Moratel saat ini juga sedang melakukan penggalian kabel fiber optik di beberapa Wilayah kabupaten Bekasi lainnya secara besar besaran, namun masih banyak kejanggalan terkait perijinan penggalian kabel fiber optik yang di tempatkan di bahu jalan yang membuat warga jadi susah.

Reporter : (**Tif)

%d blogger menyukai ini: