12/03/2022
Post Visitors:83

FBN – Kabupaten Bekasi | Dewan Pimpinan Masjid Indonesia Kabupaten Bekasi melantik kepungurusan tingkat kecamatan sebanyak 23 Ke camatan yang ada wilayah Kabupaten Bekasi.

Acara tersebut di gelar di Hotel Grand Cikarag Jababeka, Sabtu 11/12/2020.

Hadir dalam acara tersebut beberapa pengurus DMI Kabupaten Bekasi dan Pejabat Pemerintah Kabupaten Bekasi, seperti, KH.Imwm Maulana (Ketua DMI Kab.Bekasi), H.Suwito (Sekertaris DMI Kab.Bekasi), H.Uju (Sekda Kabupaten) Bekasi dan H.Abdul Aziz ( ketua Baznas) Kabupaten Bekasi.

Dalam acara tersebut selain melantik kepungurusan tingkat kecamatan membahas juga program program DMI kedepan.

DR. H. Munawar Fuad, MA., selaku Direktur Program Nasional Dewan Masjid Indonesia Pusat yang menjadi pembicara dalam acara tersebut menyampaikan ke awak media lewat telepon selulernya, bahwa DMI mempunyai beberapa program-program yang membangun, memakmurkan jamaah dan memakmurkan masjid.

“Ada tiga kategori masjid di Bekasi yaitu masjid struktural dimana masjid ini adalah masjid besar seperti masjid agung, masjid jami, masjid besar. Kedua masjid fungsional, yaitu yang dibangun pemerintah yang berdiri dikantor pemerintah, masjid-masjid yang berada di kawasan-kawasan pabrik yang saat ini datanya lebih banyak yang mengadakan kegiatan sholat jumat, yang menjadi wilayah binaan DMI. Dan ketiga masjid komunitas seperti Masjid NU, Masjid Muhamadiyah, Masjid Persis dan ada juga masjid yang agak tertutup dan kadang ada juga kegiatan-kegiatan masjid yang tertutup dan bahkan berseberangan dan tidak terdeteksi, dan tugas DMI membina para para jamaah masjid tersebut,” ungkap Kang Fuad, Dosen Universitas Presiden.

Lebih lanjut Kang Fuad, putera asli Cibarusah itu, menjelaskan program program DMI membina, memakmurkan masjid, menjaga dan serta menjaga kebersihan menerapkan prokes (protokol kesehatan) karena dalam masa pandemi covid-19 pada jamaah dalam menjalankan ibadah dan memastikan para Takmir masjid terjaga dan menjaga kesehatan lingkungan masjid.

Selain memakmurkan masjid secara ibadah, pembinaan dan persatuan umat DMI juga memakmurkan secara ekonomi umat, untuk para jamaah nya ada program pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid
salah satunya ada program sembako yang namanya Tobatan ( Toko Biatul Pangan)yang bekerjasama dengan Bulog, Bulog sebagai penyedia bahan sembako Masjid sebagai mitra, dan ada juga program Mesra ( Masjid Sejatera) dan DMI juga membuat program Pemberdayaan UKM berbasis Masjid untuk penguatan kemakmuran umat, tutup Direktur Program Nasional Dewan Masjid Indonesia, DR.H.Munawar Fuad, MA. (Red)

%d blogger menyukai ini: