DPD PJI-Demokrasi Jawa Timur Adakan Rapat di Mercure Grand Hotel Surabaya

8

FBN – Surabaya || Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi Jawa Timur (DPD PJI-Demokrasi) melaksanakan rapat umum anggota, di Mercure Grand Hotel Surabaya, Sabtu (13/03/21).

Materi yang disampaikan dalam rapat tersebut adalah pengembangan organisasi sesuai visi misi,Peraturan Organisasi(PO),AD/ART serta pembentukan DPC PJI-Demokrasi se-Jatim.

Sebagai awal acara, Achmad Anugrah selaku Ketua DPD PJI-Demokrasi Jatim menyampaikan bahwa agenda rapat tersebut, sebagai salah satu pergerakan organisasi DPD PJI-Demokrasi Jatim, “Agenda rapat ini, sebagai bentuk evaluasi serta langkah lanjutan pergerakan organisasi,yang mana setelah pelantikan bulan Desember kemarin masih belum bisa bergerak secara maksimal, termasuk juga sebagai penguatan pengurus supaya maksimal dalam pengembangan organisasi,” ujar yang akrab dipanggil Achmad Garad tersebut.

Masih Achmad Garad, “dengan pertemuan ini,diharapkan nantinya dapat segera berfungsi dan bekerja sesuai dengan visi misi organisasi,Peraturan Organisasi(PO),AD/ART”imbuh Achmad Garad.

Sedangkan, Roy selaku salah satu dewan penasehat DPD PJI-Demokrasi Jatim menyampaikan, bahwa rapat tersebut sangat diperlukan, supaya organisasi bisa segera menyusun program, “Dibentuknya organisasi PJI-Demokrasi ini supaya dapat meng akomodir para jurnalis yang belum terwadahi di organisasi pers manapun,karena bagaimana pun, jurnalis adalah profesi yang Mulya,”ujar Roy yang juga tenar sebagai seorang enterpreneur dibidang modelling.

Dalam rapat tersebut, juga disampaikan untuk komitmen dan rencananya merombak dan menambahi pengurus,termasuk disaat dibacakan atas keseriusan pengurus, Herman Firmansyah selaku Sekertaris,menyampaikan mengundurkan diri dari jabatannya,dikarenakan banyaknya kegiatan yang saat ini diembannya diluar organisasi.”jujur saya sangat prihatin, tapi karena itu sebuah keputusan yang diambil, kita sangat menghormati, karena bagaimanapun juga organisasi juga harus terus berlanjut,dan untuk mengganti atau menambahi pengurus,itu nanti kita komunikasikan lagi dengan para penasehat serta DPP,karena yang masuk disaya juga mereka sampaikan telah banyak kesibukan diluar organisasi,”ungkap Achmad Garad.

(red)