11/30/2022
Post Visitors:56

FBN – Pelalawan || Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Modal, Pelayanan Terpadu dan Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pelalawan pastikan, ada ratusan usaha rumah walet di Kabupaten Pelalawan belum kantongi izin usaha. Bukan tidak mungkin saat ada pengawasan menyeluruh, akan terjadi penyegelan atau penutupan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Modal, Pelayanan Terpadu dan Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pelalawan Budi Surlani Shut melalui Kabid Penyelenggara Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Zulkarnain SHut mengatakan, bahwa ratusan usaha rumah walet belum ada satupun dari pemiliknya yang mengantongi izin usaha.

“Jadi, kalau masalah izin kita belum pernah lagi mengeluarkan izin untuk usaha rumah walet. Ada kurang lebih 400 usaha walet di Kabupaten Pelalawan dan semuanya tidak ada izinnya,” terangnya, kepada media ini. Selasa (15/12/2020).

Ketika ditanyakan, apakah ada peraturan daerah (Perda) tentang walet ini, Zulkarnain juga mengatakan, bahwa dulunya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan sudah menerbitkan atau mengesahkan Perda tersebut. Dengan tidak ada kekuatan aturan yang sudah dibuat tersebut, terpaksa Perda usaha rumah walet dicabut lagi.

“Untuk aturan terbaru tentang Perda perizinan walet belum ada, dimana Perda lama tidak ada kekuatan berbadan hukumnya. Dan untuk aturan yang baru mengenai masalah tersebut, sampai saat ini belum ada diterbitkan lagi,” ujarnya.

Ditambahkan, bahwa sampai saat ini kebanyakan pengusaha datang ke kami hanya untuk mengurus izin mendirikan bangunan (IMB) terkait pembangunan ruko, bukan untuk usaha sarang burung walet.

Perda walet ini merupakan kewenangan Perda dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pelalawan, dimana penyetoran pajak merupakan kewenangan mereka. Maka dari itu, pihaknya meminta kepada dinas terkait untuk mengusulkan kembali Perda yang baru mengenai usaha rumah walet.

(Sur)

%d blogger menyukai ini: