09/27/2022
Post Visitors:30
H Tajeri, Ketua Komici III DPRD Barito Utara

FBN – Muara Teweh || Rencananya dalam waktu dekat pihak Legislatif DPRD Barito Utara, Kalimantan Tengah bakal menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT. Bharinto Ekatama (PT BEK).

Pihak DPRD Barut mendapatkan pengaduan dari warga Desa Benangin II Kecamatan Teweh Timur yang masuk ke komisi III DPRD Barut, terkait kompensasi alias ganti rugi lahan, di blok Lampanang (wilayah Kalteng). Senin (22/3/2021)

H Tajeri, Ketua Komici III DPRD Barito Utara menginformasikan bahwa “Pihaknya telah menerima surat pengaduan dari warga Benangin yang di kirimkan ke Komisi III. Dan rencanannya akan kami minta Otoritas PT. BEK dalam waktu dekat untuk bisa hadir dalam agenda RPD, dengn harapan bisa duduk bersama menyelesaikan permasalahan pengaduan warga tersebut. Hal ini akan kami bahas di Banmus besok,” ujar H Tajeri.

Di sisi lain Wakil Ketua I DPRD Barut, Parmana Setiawan mengakui bahwa “Besok Badan Musyawarah (Banmus) mengelar rapat dan menjadwalkan RDP terkait rencana pemanggilan Otoritas PT untuk bisa hadir ke DPRD Barut.” Ungkap Permana.

Selain itu, sejumlah anggota DPRD Barito Utara, ada yang menginginkan RDP dengan Otoritas PT. BEK, dilaksanakan di Desa Benangin I atau Benangin II  Kecamatan Teweh Timur, Barito Utara dengan dihadiri warga pemilik lahan langsung.
Dua warga Benangin melaporkan pengaduan kepada komisi III DPRD Barut terkait sejumlah hal. Diantaranya meminta persamaan pembayaran ganti rugi dan kompensasi lahan mereka sama dengan dilakukan PT BEK di Kaltim dan juga terkait dugaan penyerobotan lahan oleh PT BEK.

Beredar informasi yang diperoleh FBN bahwa beberapa waktu lalu ada sejumlah orang Otoritas PT BEK bertamu ke kantor DPRD Barut.

Sumber : 1tulah.com(Eni)

(Van/Len).

%d blogger menyukai ini: