01/28/2023
Post Visitors:68

FBN – JAKARTA || Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP) adalah aset anak bangsa. Untuk itu diperlukan pemimpin yang visioner, memiliki visi-misi kedepan untuk kepentingan bangsa, menjaga keutuhan NKRI, mendukung program pemerintah khususnya Polri.

Dari sekian banyak calon ketua umum yang muncul ke permukaan, ada satu calon yang menjadi pusat perhatian beberapa tokoh dari Kalangan Polri adalah Dr Evita Nursanty, Ia diyakini mampu membawa perubahan yang signifikan terhadap KBPP Polri kedepan. Dr Evita Nursanty, memiliki kecocokan dengan kriteria yang disyaratkan dalam pencalonan ini.

Seperti yang dikatakan Brigjen Pol Purn ADV Drs Siswandi, Ketua Umum GPAN (Generasi Peduli Anti Narkoba) sekaligus Ketua Law Firm Jagratara Merah Putih, dalam dukungannya, kriteria-kriteria yang sudah dipenuhi oleh
Dr Evita Nursanty MS.c, antara lain:
1. Sudah teruji integritasnya, wawasan kebangsaan, setia pada Pancasila dan UUD45.
2. Mempunyai visi misi mendukung program pemerintah khususnya Polri.
3. Mempunyai komunikasi tingkat Nasional Regional maupun Internasional
4. Mampuh mendukung dan menciptakan Kamtibmascarlantas,
Contoh: Mewujudkan keluarga besar KBPP Polri Bersih dari Penyalahgunaan Narkoba, tawuran, geng motor, radikalisme, dll.
5. Mampuh senergitas dengan lembaga-lembaga lain pemerintah maupun non pemerintah.
6. Dapat mewujudkan kebersamaan antara DPP, DPD dengan seluruh anggota KBPP Polri.

Sementara itu, Direktur Mitigasi Bencana BNPB Johny Sumbung, S.K.M., M.Kes, yang juga salah satu Ketua KBPP Polri Periode 2015 – 2020, mendukung perubahan di kepengurusan KBPP Polri tahun 2020 -2025 ini, “Dengan mengajak semua anak Polisi yang mempunyai Visi dan misi yang sama, saya sangat mendukung dan mengapresiasi jika Dr Evita Nursanty bersedia dicalonkan sebagai Ketum KBPP Polri periode 2020-2025”. Terangnya.

Diberitakan sebelumnya, KBPP Polri periode 2015-2020 sudah habis masa kepengurusannya sejak 1 Maret 2020 lalu.
Diperlukan sosok pengganti kepemimpinan di tingkat pusat. Saatnya seluruh jajaran berkonsentrasi untuk menggelar Musyawarah Nasional (Munas).

Pewarta : Leny

You cannot copy content of this page

%d blogger menyukai ini: